Terkini.id, Morowali – Ledakan tungku smelter di PT Indonesia Tsinshang Stainless Steel (ITSS) kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah meninggalkan luka mendalam.
Diberitakan sebelumnya, dikatakan bahwa dalam insiden tersebut sedikitnya dikabarkan ada 51 orang karyawan menjadi korban ledakan yang terjadi pada Minggu 24 Desember 2023 sekitar pukul 05.30 Wita.
Korban tewas maupun luka parah dalam kejadian ini ada tenaga kerja asal Indonesia, dan tenaga kerja asing. Sebelumnya disebut ada 13 orang korban tewas.
Namun hingga berita ini diturunkan, terkini.id memperoleh informasi bahwa korban tewas hingga hari ini, Senin 25 Desember 2023 bertambah menjadi 16 orang.
Media Relations Head PT IMIP, Dedy Kurniawan mengatakan ketiga korban tewas ini sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Bungku, Morowali. Namun ketiganya dinyatakan meninggal dunia hari ini, Senin 25 Desember 2023.
“Iya, benar. Barusan saya cek ke rumah sakit, hari ini ada tiga korban yang meninggal. Jadi, total yang meninggal dunia 16 orang,” kata Dedy kepada wartawan.
“Ketiga pekerja yang meninggal ini satu WNI bernama Irfan Bukhari dan dua orang tenaga kerja asing (TKA) bernama Wang Ning Nang dan Lie Hung Chun,”sambungnya.
Untuk diketahui, Almarhum Irfan Bukhari sendiri adalah korban ledakan Smelter PT IMIP Morowali yang sempat viral karena berjalan dalam keadaan pakaian sudah terbakar.
Adapun data-data sementara korban dalam peristiwa ledakan tungku PT IMIP Morowali diantaranya:
Korban Tewas
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
