Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memastikan perhelatan ajang balapan resmi bagi pembalap liar dengan nama Langtang Bangngia Street Race.
Balapan tersebut dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada Sabtu, 23 April 2022 dan Sesi Kedua 24 April 2022. Di mana setiap sesi balapan akan dimulai pada pukul 23.00 Wita.
Untuk lokasi pelaksanaan Lantang Bangngia Street Race yang awalnya akan dilaksanakan di Jalan AP Pettarani bergeser ke Jalan Boulevard karena melihat kondisi lalu lintas di alternatif pertama tidak begitu memungkinkan.
Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto mengatakan siap merangkul talenta muda untuk menyalurkan bakat mereka.
“Ini juga kan persiapan sirkuit Untia nanti, nanti di sana akan ditampung,” kata Ahmad, Rabu, 20 April 2022.
Dari hasil kesepakatan pemerintah, Koni dan IMI, lanjut Ahmad, panitia pelaksana menentukan trek resmi yang bisa digunakan para anak muda menyalurkan bakatnya.
“Tetapi kami fasilitasi di hari-hari tertentu saja,” ungkapnya.
Menurut Ahmad, fenomena balap liar sendiri merupakan kegiatan yang dilarang Undang-undang Pasal 115, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 telah diatur sanksi bagi pelaku balap liar, yaitu hukuman penjara selama satu tahun dan denda sebesar Rp3 juta.
“Jadi kita juga cegah para pembalap liar untuk tidak melanggar aturan pemerintah,” jelasnya.
Sementara, Ketua Panitia Street Race, Chandra Samad menyebut segala persiapan untuk Lantang Bangngia Street Race telah dilakukan.
“Insyaallah, hari Jumat kita deklarasi Anti balapan liar lalu malam Minggu dan Senin dilaksanakan balapannya,” tutur Chandra.
Chandra pun menyayangkan ada isu yang beredar bahwa Lantang Bangngia Street Race batal diselenggarakan dan digantikan oleh Lantang Bangngia Run Race.
“Saya anggap ada masyarakat yang belum mengerti jika Lantang Bangngia Street Race dan Lantai Bangngia Run Race itu dua kegiatan kepanitiaan berbeda yang serentak berjalan” ucap Chandra.
Walaupun kedua kegiatan tersebut berbeda, namun Chandra menganggap itu respons positif dari Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto melihat balapan liar dan lomba lari di lorong-lorong yang mengarah ke hal negatif.
“Jika kearah positif mungkin tidak ada masalah tapi kalau dijadikan ajang judi. Tentu ini menjadi masalah besar,” ucapnya.
Oleh karena itu Chandra, menyebut sebagai pemimpin yang mempunyai tanggung jawab yang besar bagi masyarakatnya, Danny Pomanto pun mengarahkan dua kegiatan ini kearah yang lebih bermanfaat dan berprestasi.
“Kami sudah survai di Jalan Boulevard, cukup bagus jalannya karena lebar. Sehingga enak menaruh logistik safety seperti ban pengaman di pinggir jalan,” terangnya.
Chandra menjelaskan pihaknya bersama Pemerintah Kota Makassar telah berkomitmen mengutamakan remaja yang memiliki hobi balapan liar sebagai peserta.
Karena tujuan dari kegiatan ini bagi mereka yang selama ini mengaktualisasikan diri sebagai pembalap liar yang tentu berisiko bagi nyawa mereka dan orang lain.
“Dari situ nantinya kami akan berikan edukasi. Apa akibatnya jika menjadi pebalap liar,” tandasnya.
Chandra juga menjelaskan jika event yang akan dilaksanakan ini bukan seperti di Mandalika yang menggunakan banyak jalan dan berkelok-kelok
“Saya perlu luruskan dan pertegas. Yang kami bikin ini adalah balapan lurus atau drag bike dengan menggunakan jarak 400 meter. 200 meter balapannya dan 200 meter pengereman serta menggunakan satu arah,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
