Terkini.id, Jakarta – Erik ten Hag melakukan beberapa eksperimen taktik dan strategi ketika Manchester United berjumpa Real Sociedad di ajang Liga Europa pada Jumat 11 November 2022 dini hari WIB.
Laga yang berlangsung di Reale Arena itu, gol kemenangan United dicetak oleh pemain muda mereka yaitu Alejandro Garnacho, pada menit ke-17
Kendati Manchester United sukses mengakhiri laga dengan kemenangan, taktik Erik ten Hag mendapat kritik dari mantan pemain United yaitu Paul Scholes.
Legenda Man Utd itu menyatakan bahwa United berada di jalur yang tepat pada babak pertama. Namun, ketika memasuki babak kedua pertandingan, segalanya berubah ke arah negatif.
“Saya pikir permainan menjadi agak berantakan pada babak kedua. Saya tidak terlalu yakin dengan apa yang diraih. Saya rasa itu dimulai dengan pergantian Lindelof,” kata Scholes dikutip dari Mirror.
“United memegang kendali penuh pada babak pertama. Lindelof lalu diganti, Ten Hag memainkan Casemiro pada empat atau tiga bek, entah apa itu hasilnya. Rashford lalu masuk menggantikan Van de Beek sebagai nomor 10,” sambung Scholes.
Scholes mengkritik Ten Hag yang memainkan Rashford sebagai pemain nomor 10. Menurutnya, Rashford lebih cocok bermain melebar di sayap.
“Itu (Nomor 10) bukan posisi Rashford. Dia harus melebar, dia harus mendapat ruang, menerima bola dan mengalahkan pemain lawan,” kata Scholes.
Lebih lanjut, Legenda Man Utd itu juga mengkritik Erik Ten Hag yang memainkan Maguire sebagi penyerang. Menurutnya Hal itu terlalu beresiko memainkan pemain belakang menjadi seorang penyerang.
“Dengan Maguire menjadi penyerang, itu hanya menjadi permainan dengan bola panjang. Itu bisa berhasil. Tetapi, pada babak kedua, saya hanya berpikir bahwa setelah memegang kendali pada babak pertama, itu hanya menjadi kekacauan,” tegas Scholes.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
