Terkini.id, Internasional – Seperti diketahui, Australia telah memutuskan perpanjangan kebijakan lockdown di Sydney, News South Wales, selama satu bulan.
Keputusan perpanjangan lockdown di Sydney dan News South Wales itu dilakukan lantaran kasus Covid-19 masih terus melonjak.
Oleh karena itu, Pemerintah Sydney berencana menambah jumlah bantuan tunai bagi warga yang terdampak kebijakan lockdown Covid-19.
Penambahan bantuan tunai itu berlaku bagi warga Sydney yang kehilangan waktu kerja di atas dari 20 jam dan di bawah 20 jam.
Adapun keputusan penambahan dana bantuan bagi warga terdampak lockdown Covid-19 itu disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrisson, pada Rabu kemarin, 28 Juli 2021.
Hal tersebut dilakukan setelah Kota Sydney dan wilayah lainnya di negara bagian NSW memutuskan untuk memperpanjang lockdown hingga 28 Agustus 2020 mendatang.
Dikutip terkini.id dari ABC Australia via Pikiranrakyat, bagi warga Sydney yang kehilangan waktu kerja di atas 20 jam akan mendapatkan tambahan bantuan tunai sekitar Rp1,6 juta per minggu.
Dengan begitu, warga Sydney yang kehilangan waktu kerja di atas 20 jam ini akan menerima total bantuan tunai sekitar Rp8 juta per minggu.
Sementara bagi warga Sydney yang kehilangan waktu kerja di bawah 20 jam akan mendapat tambahan bantuan tunai sekitar Rp800.000 per minggu.
Maka dari itu, warga Sydney yang kehilangan waktu kerja di bawah 20 jam total akan mendapatkan bantuan tunai Rp4,8 juta per minggu.
Tak hanya itu saja, bantuan bencana pandemi juga direncanakan bakal diperluas bagi warga yang selama ini menerima tunjangan kesejahteraan, termasuk tunjangan untuk pengasuh dan generasi muda.
Mereka bakal menerima bantuan sekitar Rp2 juta per minggu. Pemberian itu bakal diberikan jika kehilangan lebih dari delapan jam kerja.
Dikabarkan, bantuan tersebut bakal diberikan tanpa mempengaruhi tunjangan yang diterima mereka selama ini.
Nah, menanggapi hal tersebut, netizen pun lantas membandingkannya dengan kondisi bantuan di Indonesia yang menurut mereka hanya sekitar Rp300 ribu sebulan.
“KALAH SAMA DI +62. 300 RB SEBULAN,” tanggap akun Panglima Jakarta.
“Buset gede bgt, disini mah cuma 300 ribu sebulan,” timpal akun Mukidi.
“Pada ngiri tapi gatau biaya hidup nya berapa dan pajak mya segede apa disana. Coba kadrun kuliah dan kerja dulu disana secara mandiri baru komen. Wkwkwkwkwkw,” terang akun Halohalobandung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
