Mengejutkan! 8 Tahun Kepergian Uje’, Umi Pipik Mendadak Beber Dipoligami sang Almarhum

Mengejutkan! 8 Tahun Kepergian Uje’, Umi Pipik Mendadak Beber Dipoligami sang Almarhum

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Setelah delapan tahun ditinggal pergi oleh Ustaz Jefri Al Buchori alias Uje, Pipik Dian Irawati atau yang kerap disapa Umi Pipik tiba-tiba membeberkan hal mengejutkan.

Dalam sebuah kesempatan, ia bercerita mengenai kehidupan rumah tangganya hingga sebuah pengakuan bahwa ia dipoligami sang suami, Uje’. 

Adapun hal itu diungkapkan oleh Umi Pipik tatkala berbincang dalam sebuah tayangan video di kanal YouTube Venna Melinda.

Jangankan publik, keluarga ibu dari Abidzar itu pun rupanya baru mengetahui informasi tersebut setelah Uje’ meninggal dunia pada 2013 silam. 

“Bahkan keluarga besar saya pun, saat mohon maaf ya, Uje poligami segala macam, mungkin setahun setelah saya cerita ketika beliau meninggal,” kata Pipik Dia Irawati, dikutip terkini.id dari detikcom pada Kamis, 6 Mei 2021.

Pengakuan itu kontan membuat keluarganya kaget. Mereka menyebut tidak pernah menduga bahwa Uje’ akan menikah lagi.

“Dan mereka kaget, ‘kok kamu enggak pernah cerita?’ Karena saya memang buat apa? Kan kita yang jalani, bukan orang lain.”

Menurut Umi Pipik, ada beberapa hal yang seharusnya tidak perlu diketahui banyak orang soal pernikahannya dengan Uje’, salah satunya yaitu perihal poligami.

Dalam pernyataannya, Pipik Dian Irawati mengisyaratkan bahwa poligami tersebut tidak membuatnya bahagia.

“Ya, sebisa mungkin orang lain (tahu) yang bahagia saja,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Umi Pipik juga menjelaskan jikalau ia sempat merasa tidak terima dengan kabar Uje’ meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan.

Ia merasa tidak siap ditinggal sang suami tercinta untuk membesarkan empat orang anak mereka sendirian.

“Saya dulu hampir 24 jam di rumah bersama anak-anak. Mau ngambil job jadi host juga tidak boleh sama beliau,” ungkapnya.

“Begitu dia meninggal, saya jadi tidak siap. Anak saya masih kecil-kecil, kenapa dia yang diambil? Nanti saya cari nafkah dari mana?”

Dalam kedaan terpuruk itu, tak disangka Umi Pipik rupanya justru mendapatkan ‘tamparan keras’ dari anaknya.

Ketika itu, anak keduanya, Adiba, yang masih berusia 13 tahun, mencoba menyadarkannya.

“Sampai akhirnya Adiba bisikin saya dengan kalimat, ‘Memang kalau Umi begini terus bisa bikin Abi hidup lagi?’ Saya seolah-olah tertampar. Kok bisa ya dia mikir begitu?” tuturnya.

“Dulu saya (berusia) 10 tahun, ibu saya meninggal, saya enggak bisa berpikir seperti itu. Saya marah sama Allah, tidak setegar (Adiba) ini,” pungkas Umi Pipik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.