Masuk

Menteri Siti Nurbaya: Sistem Kerja KLHK Harus Bekerja Cepat, Responsif dan Inovatif Menyelesaikan Pekerjaan di Masyarakat

Komentar

Menteri Siti Nurbaya: Sistem Kerj

terkini.id-Jakarta, Menteri LHK, Siti Nurbaya melantik 19 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan KLHK hasil dari seleksi terbuka yang dilakukan untuk menjaring birokrat unggul yang mampu mengontrol dan mengatur tata kerja di tingkat tapak, khususnya disektor lingkungan hidup dan kehutanan , Jakarta, Jumat, (5/8/2022) sebagaimana dilansir dari Laman PPID KLHK.

 

Baca Juga: Gakkum KLHK Jerat Kejahatan LH dan Hutan di Karawang dengan Pidana Berlapis

Menteri LHK menegaskan bahwa Tidak boleh ada yang “ongkang-ongkang kaki” dan bekerja dengan ”kacamata kuda” di lapangan dengan menyerahkan kegiatan pada mitra semata, karena peran regulasi dan kontrol tetap harus ada di Pemerintah.

 

Menteri Siti Nurbaya juga  meminta pejabat dan jajaran KLHK yang saat ini ada yang baru dilantik untuk memiliki kapasitas membangun konseptualisasi penyelesaian masalah, bukan hanya hasil, tetapi solusi bagi Negara dan Masyarakat.

Baca Juga: Momentum HUT KORPRI ke-51, Menteri KLHK: Pentingnya Moral dalam Landasan Bekerja

 

Lebih lanjut Menteri Siti Nurbaya kembali menuturkan bahwa KLHK menjadi salah satu kementerian di garda terdepan menjaga kepentingan Nasional bangsa kita. 

 

“Oleh karena itu saya ingatkan bahwa jajaran dan sistem kerja KLHK harus bekerja dengan cepat, responsif dan inovatif dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan di masyarakat,”pesannya.

Baca Juga: COP27 Mesir: Dukungan Negara Maju untuk FoLU Net Sink 2030 Indonesia

 

Ia pun mengingatkan kembali bahwa Inti dari tata kelola LHK adalah suara dan akuntabilitas; kebebasan politik dan tidak boleh ada kekerasan; kualitas regulasi atau pengaturan; Penegakan hukum dan pengendalian korupsi.

 

“Menjadi birokrat adalah pejuang bagi bangsa negara. Selamat menghadapi ruang juang, alat juang dan kondisi juang untuk Indonesia tercinta,”tutur Menteri KLHK.

Adapun para Pejabat yang dilantik pada kesempatan ini, yaitu:
1. Gun Gun Hidayat sebagai Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi
2. Edi Sulistyo H. Susetyo sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi.
3. Puji Iswari sebagai Kepala Pusat Pembangunan Ekoregion Sumatera.
4. Rudianto Saragih Napitu sebagai Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara.
5. Genman Suhefti Hasibuan sebagai Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau.
6. Irawan Asaad sebagai Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat.
7. Nur Patria Kurniawan sebagai Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.
8. Atanasius Guntara Martana sebagai Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua.
9. Johny Santoso sebagai Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Papua Barat.
10. U. Mamat Rahmat sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser
11. Haidir sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat.
12. Sapto Aji Prabowo sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangarango.
13. Constantius Hendro Widjanarko sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
14. Titik Wurdiningsih sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.
15. Supartono sebagai Kepala Balai Besar Taman Nasional Teluk Cendrawasih.
16. Nurul Iftitah sebagai Direktur Pembenihan Tanaman Hutan.
17. Dwi Jajuanto Nugroho sebagai Sekretaris Direktorat Jender Penegakan Hukum Lungkungan Hidup dan Kehutanan.
18. Dwi Prabowo Yuga Suseno sebagai Kepala Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Kehutanan.
19. Ivan Yusfi Noor sebagai Kepala Balai Besar Pengujian Instrumen Standar Lingkungan Hidup.

 

Turut hadir dalam pelantikan tersebut para pejabat tinggi Madya, Para pejabat tinggi Pratama, Para Fungsional Ahli Utama, Staf Ahli Menteri, Tenaga Ahli Menteri dilingkup Kemenangan LHL, serta para undangan.