Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!

Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Makassar – Jika tidak ad aral melintang, pembukaan Festival Budayaw ke-4 di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan akan berlangsung pada Jumat 1 September 2023 di Benteng Rotterdam Makassar.

Kegiatan yang diinisiasi Kemendikbudristek itu akan berlangsung selama lima hari, dimulai 1-5 September 2023.

Adapun Festival Budayaw tersebut merupakan ajang pertunjukan seni dan budaya 2 tahunan yang diselenggarakan oleh negara-negara anggota BIMP-EAGA (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Philippines – East ASEAN Growth Area).

Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!
Nantikan Pementasan Teater Bongaya: Rampai Dalam Damai di Pembukaan Festival Budayaw 2023

Tujuannya untuk mempromosikan tradisi dan warisan kekayaan budaya negara-negara anggota, sekaligus memperkuat hubungan di antara negara-negara yang ikut serta.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan, festival budaya yang digelar dua tahunan ini sekaligus memperkuat hubungan antara negara-negara yang ikut serta.

Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!
Proses latihan teater tari Bongaya: Rampai Dalam Damai

“Dengan bersanding bersama alam dan menjaga kearifan lokal, menjaga budaya, maka nantinya dunia akan tetap terjaga,” ujar Dirjen Hilmar Farid, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi terkini.id.

Menurut dia, Festival Budayaw (penggabungan bahasa Melayu “budaya” dan bahasa Filipina “dayaw” yang berarti: keindahan yang baik).

Even Budayaw ini pertama kali digelar di Filipina pada 2017, kemudian di Malaysia, 2019 dan terakhir di Brunei Darussalam, 2021.

Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!
Proses latihan teater tari Bongaya: Rampai Dalam Damai sebelum tampil di Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam Makassar

“Tahun ini, giliran Indonesia yang dipusatkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan,”tegasnya.

Sebagai informasi bahwa berbagai kegiatan akan disuguhkan dalam acara ini, seperti Workshop, Pameran, Seminar, dan Pertunjukan Seni dari berbagai provinsi dan daerah di Indonesia, dan dari Brunei, Malaysia dan Philipina.

Diketahui pada acara pembukaan Jumat 1 September 2023 di Benteng Panyua Fort Rotterdam Makassar akan dipentaskan sebuah pertunjukan teater tari berjudul: “Bongaya: Rampai dalam Damai”.

Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!
Proses latihan teater tari Bongaya: Rampai Dalam Damai sebelum tampil di Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam Makassar

Teater tersebut diproduksi Sanggar Seni Teater Kita Makassar dengan sutradara Asia Ramli.

Kemudian penata gerak Nurwahida, penata musik Arifin Manggau, penata artistik Ishakim, pimpinan produksi Andi Taslim Saputra, dengan melibatkan sekitar 80-an aktor, penari, pemusik dan tim produksi.

Pertunjukan ini merupakan projek Kemendikbudristek RI sebagai bentuk promosi tradisi dan warisan budaya empat negara ASEAN (East ASEAN Growth Area), yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Sanggar Seni Teater Kita Makassar sendiri mendapat kepercayaan dari Mendikbudristek mewakili Indonesia untuk tampil di pentas empat negara itu.

Dr. Asia Ramli, biasa dipanggil Ram Prapanca, menjelaskan bahwa teater tari yang akan ditampilkan berjudul Bongaya: Rampai dalam Damai.

Berkisah tentang sejarah, budaya dan etos kerja masyarakat Sulawesi Selatan di awal abad ke-17.

Nantikan Teater Tari, Bongaya: Rampai Dalam Damai Saat Pembukaan Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam, Gratis!
Proses latihan teater tari Bongaya: Rampai Dalam Damai sebelum tampil di Festival Budayaw 2023 di Benteng Rotterdam Makassar

“Ceritanya berlatar sejarah, budaya dan perdagangan rempah antar pulau dan mencari teripang sampai ke benua Australia,” kata Ram yang juga tercatat sebagai dosen di UNM.

Keikutsertaan para seniman Makassar di ajang Festival ini kata dia merupakan kebanggaan pemerintah dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, terutama jika dipandang dari sudut promosi budaya dan kekayaan sumberdaya alamnya.

“Festival budaya ini menjadi salah satu forum kebersamaan antarbangsa untuk membangkitkan kembali semangat bahari di masa lalu yang berdampak pada hadirnya etos kerja perekonomian dan pelestarian nilai budaya serta alam kehidupan umat manusia di bumi Nusantara,” kata Ram.

Ia juga mengajak masyarakat Makassar untuk bersama-sama menyaksikan pentas kolosalnya pada Jumat 1 September 2023, pukul 19.30 WITA di Benteng Panyua Fort Rotterdam secara gratis.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.