Terkini, Makassar – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar melakukan normalisasi Sungai Lekko Paccing dengan mengeruk endapan sedimen yang selama ini menghambat aliran air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Panaikang.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pasokan air baku sekaligus memperkuat pelayanan air bersih bagi pelanggan, khususnya di wilayah utara Kota Makassar.
Kegiatan normalisasi berlangsung di sepanjang Jalan Lemena, Kecamatan Tallo, pada Rabu (15/7/2026) dini hari.
Pekerjaan melibatkan lima unit dump truck, satu unit excavator, serta puluhan personel yang melakukan pengerukan sedimen dan pembersihan material di sepanjang saluran.
PDAM Makassar menyebutkan, normalisasi ini menjadi yang pertama dilakukan sejak saluran Sungai Lekko Paccing difungsikan sekitar 57 tahun lalu.
- PLN Mobile Padel Competition 2026 'Smash Your Energy' Dimulai, Kolaborasi PLN dengan 52 Instansi
- Wabup Gowa Buka Kampoeng Eropa City Trail Run 2026, Didorong Jadi Kalender Event Tahunan Gowa
- PT Bumi Karsa Dorong Transformasi Digital Konstruksi lewat Penguatan Kompetensi BIM
- Momen UMKM Ekspor Lakukan Businesss Matching, KKI 2026 Catat Transksi Ratusan Miliar
- Menko Zulhas di Muktamar V Wahdah Islamiyah Ungkap Arah Ekonomi Prabowo: Mulai MBG Hingga Kopdes, Koreksi Pasar Bebas Menuju Swasembada Pangan
Selama puluhan tahun, sedimentasi yang terus menumpuk dinilai berpotensi mengurangi kapasitas aliran air menuju instalasi pengolahan.
Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Makassar, Achmad Kamil Asri, mengatakan normalisasi menjadi kebutuhan mendesak setelah Intake Manggala kembali beroperasi dengan kapasitas debit yang lebih besar.
“Saluran Sungai Lekko Paccing merupakan jalur utama penyaluran air baku menuju IPA 2 Panaikang. Setelah Intake Manggala kembali beroperasi dengan kapasitas debit yang lebih besar, diperlukan normalisasi agar aliran air tetap optimal dan tidak terhambat oleh endapan sedimentasi,” ujar Achmad Kamil Asri.
Menurutnya, peningkatan kapasitas aliran air baku akan berdampak langsung pada optimalisasi proses produksi air di IPA 2 Panaikang. Dengan demikian, distribusi air bersih kepada pelanggan, terutama di kawasan utara Kota Makassar, diharapkan menjadi lebih stabil dan maksimal.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, turut meninjau langsung proses pengerjaan normalisasi.
Ia mengapresiasi seluruh petugas yang bekerja hingga dini hari untuk memastikan infrastruktur penyaluran air baku tetap berfungsi secara optimal.
Menurut Andi Syahrum, pemeliharaan infrastruktur air baku merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, PDAM Makassar akan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur secara bertahap agar layanan air minum semakin andal dan berkelanjutan.
Melalui normalisasi Sungai Lekko Paccing, PDAM Makassar berharap kapasitas penyaluran air baku menuju IPA 2 Panaikang semakin optimal sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik, seiring meningkatnya kebutuhan layanan di Kota Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
