Pangdam XIV Hasanuddin Tinjau Jembatan Bailley di Munte, akan Segera Dibangun Jembatan Permanennya

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi didampingi beberapa pejabat terasnya mengunjungi lokasi pembangunan jembatan Bailley yang dibangun di kampung Munte Desa Bonto Mate'ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Minggu, 10 Februari 2019/Syarief

Terkini.id, Jeneponto – Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi didampingi beberapa pejabat terasnya mengunjungi lokasi pembangunan jembatan Bailley yang dibangun di kampung Munte Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Minggu, 10 Februari 2019.

Mayjen TNI Surawahadi yang juga di dampingi Ketua Persit Kartika Candra Kiraka PD XIV/Hasanuddin Endang Surawahadi, Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Arh Sugiri, Ketua Persit KCK cabang XXXIV Kodim Jeneponto Renny Widyastuti serta beberapa pimpinan OPD Pemkab Jeneponto tiba di lokasi sekitar jam 08.30 Wita.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi didampingi beberapa pejabat terasnya mengunjungi lokasi pembangunan jembatan Bailley yang dibangun di kampung Munte Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, Minggu, 10 Februari 2019/Syarief

Pangdam XIV Hasanuddin bersama rombongan disambut oleh Prajurit Yon Zipur 8/SMG, Yonif 726 Tamalate, anggota Kodim 1425 Jeneponto dan warga Kampung Munte Desa Bonto Mate’ne.

Mayjen TNI Surawahadi, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, karena jembatan Bailley yang mulai dikerjakan pada hari Selasa, 5 Februari 2019 lalu sudah dapat digunakan oleh masyarakat.

“Pagi hari ini kita tentunya sama-sama bersyukur kehadirat Allah SWT, karena jembatannya sudah terpasang. Alhamdulillah, saya tidak takut datang di Munte ini karena jembatannya sudah bisa dilewati pejalan kaki,” jelas Mayjen TNI Surawahadi.

Pandam mengaku bahwa jembatan bailley yang dibangun itu, adalah jembatan sementara untuk memperlancar aktifitas masyarakat.

“Mungkin tidak wajar kalau jembatan permanen dapat dikerjakan dalam waktu seminggu, untuk kita pakai jembatannya Tentara dulu, supaya masyarakat bisa lewat, apa lagi hampir panen jagung kuning. Insya Allah nanti 2-3 bulan lagi akan segera dibangun jembatan permanennya dari pemerintah, amin,” ungkapnya.

Dia berharap masyarakat dapat melalui jembatan Bailley itu sesuai kemampuannya. “Jembatan berkapasitas maksimal 15 ton, kalau ada lewat truck 15 ton saja. Tolong dikasih tulisan dan tolong diingatkan sopir truk yang melewati jembatan ini,” harapnya.

Sedangkan Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, mengapresiasi kesigapan TNI dalam menghadapi tanggap darurat yang terjadi di Jeneponto.

“Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Panglima Kodam XIV Hasanuddin, dan seluruh anggota TNI yang tak kenal lelah membantu masyarakat kami, saya jujur belum pernah melihat bahwa ada jembatan yang dikerjakan dalam waktu satu minggu. Ini sangat luar biasa, masyarakat berterima kasih Pak, karena kalau orang awam sudah berpikir bahwa jembatan ini tidak akan selesai dalam 3 bulan, namun TNI mampu menyelesaikan,” kata Paris Yasir.

Berita Terkait
Komentar
Terkini