Menurut dia, rute baru ini bisa memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor-sektor strategis.
“Ini peluang bagi perdagangan dan investasi Sulsel,” kata Andi Sudirman.
Ia menambahkan bahwa peningkatan konektivitas udara tidak hanya penting untuk mendukung arus barang dan orang, tetapi juga akan meningkatkan daya saing daerah.
Pemerintah Kota Makassar pun menyatakan kesiapan untuk mendukung kelancaran operasional rute baru tersebut.
Dukungan itu termasuk dalam bentuk penyediaan fasilitas pendukung dan promosi pariwisata lokal.
- Lomba Kreativitas Pemuda 2026, Langkah Strategis Bangun Fondasi Masa Depan Jeneponto
- Dari Pintu Membawa Harapan, Satgas TMMD Ke-128 dan Tenaga Medis Hadirkan Layanan Kesehatan
- Menyambung Silaturahmi, Tingkatkan Kinerja, TP PKK Jeneponto Hadiri Monev Imunisasi Zero Dose
- Ekonomi Sulawesi Selatan Tumbuh Pesat 6,88 Persen, Diiringi Penurunan Angka Pengangguran
- Tazkiyah Tour Lepas 217 CJH, Jemaah Mendapat Dana Manfaat Belasan Juta Rupiah
Pelita Air, anak usaha Pertamina Group, berharap sinergi antara pemerintah daerah, pengelola bandara, dan berbagai pemangku kepentingan bisa menjadikan rute ini sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ia menegaskan komitmen Pelita Air dalam memperluas jaringan penerbangan domestik, khususnya di kawasan timur Indonesia yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan akses udara.
Selain rute ke Makassar dan Ambon, Pelita Air juga menargetkan ekspansi ke sejumlah kota lain di wilayah timur pada paruh kedua tahun ini.
Langkah tersebut, menurut manajemen, merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung pemerataan pembangunan nasional. (*)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
