Terkini, Bulukumba – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya flyer turnamen Domino Beramal Cup 1 Kabupaten Bulukumba yang menawarkan hadiah hingga Rp500 juta.
Flyer tersebut dinilai patut diduga sebagai modus penipuan karena tidak memiliki izin resmi maupun sepengetahuan pemerintah daerah.
Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, mengatakan hasil penelusuran menunjukkan panitia yang mengatasnamakan kegiatan tersebut tidak pernah mengajukan permohonan penggunaan Lapangan Pemuda sebagai lokasi pelaksanaan turnamen.
“Setelah kami telusuri, panitia yang mengatasnamakan kegiatan itu tidak pernah mengajukan surat permohonan penggunaan Lapangan Pemuda kepada pemerintah daerah. Padahal setiap kegiatan yang menggunakan fasilitas milik pemerintah seperti Lapangan Pemuda wajib memperoleh rekomendasi atau izin resmi,” ujar Andi Ayatullah.
Selain tidak memiliki izin, Pemkab Bulukumba juga menyayangkan pencantuman foto Bupati Bulukumba H. Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati H. Andi Edy Manaf dalam materi promosi tersebut tanpa persetujuan maupun koordinasi dengan pemerintah daerah.
- Grup Astra Makassar Salurkan 400 Dus Indomie untuk Korban Gempa NTT
- Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur'an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
- Kalla Rescue Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan di Siaga SAR Merah Putih Gunung Bawakaraeng
- Husniah Talenrang Nonaktifkan 16 Pejabat Termasuk Sekda: Agar Pemerintahan Tertib Sesuai Aturan
- Muncul Narasi Membenturkan Instansi Kemenhut, KPH dan Gakkumhut Tetap Solid Berantas Perambah Hutan
Menurut Andi Ayatullah, penggunaan foto pimpinan daerah tersebut berpotensi menimbulkan persepsi seolah-olah kegiatan tersebut memperoleh dukungan resmi dari Pemkab Bulukumba.
“Foto Bupati dan Wakil Bupati dipasang secara sepihak seolah-olah kegiatan tersebut mendapat dukungan atau restu dari pemerintah. Padahal tidak pernah ada komunikasi ataupun permintaan izin penggunaan foto pimpinan daerah,” jelasnya.
Pihaknya juga telah berupaya menghubungi nomor kontak yang tercantum dalam flyer untuk meminta klarifikasi. Namun hingga saat ini tidak ada tanggapan maupun penjelasan dari pihak yang mengaku sebagai panitia penyelenggara.
Berdasarkan berbagai temuan tersebut, Pemkab Bulukumba menduga kuat flyer yang beredar merupakan bagian dari modus penipuan dengan memanfaatkan iming-iming hadiah bernilai fantastis guna menarik minat masyarakat.
“Berdasarkan fakta-fakta tersebut, kami menduga kuat ini merupakan modus penipuan dengan iming-iming hadiah yang sangat besar untuk menarik minat masyarakat mendaftar,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
