Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rustam Ibrahim mengomentari soal Ketua DPR RI, Puan Maharani yang akhir-akhir ini cukup aktif mengkritik Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Seperti diketahui, sikap Puan maharani ini ditafsirkan bermacam-macam oleh berbagai pihak.
Ada yang menilai bahwa Puan mengkritik Jokowi untuk menaikkan populatitas dan elektabilitas.
Akan tetapi, Rustam justru menilai bahwa mengkritik Pemerintahan Jokowi tak akan membuat elektabilitas Puan naik.
Menurut Rustam, Puan sebagai elite dari partai pendukung Jokowi seharusnya tidak menjadi pengkritik.
- Hasto Kristiyanto dan Puan Hadiri Acara di Istora Senayan
- Nikita Mirzani ke Puan Maharani: Bisa Enggak PDIP Anteng Aja, Puyeng!
- DPR Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu
- Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus KDRT yang Marak Terjadi
- CEK FAKTA: Suami Puan Maharani Terjerat Korupsi, Gunakan Elite Partai
“Seharusnya bukan jadi pengkritik, tetapi memuluskan agenda-agenda pemerintah di DPR RI,” ujarnya pada Rabu, 11 Agustus 2021.
Rustam menilai bahwa mengkritik bukanlah menjadi urusan Puan Maharani, melainkan urusan oposisi.
Selain itu, menurut Rustam, sikap Puan yang mengkritik Pemerintahan Jokowi justru bisa merugikan dirinya.
“Mengkritik pemerintah tidak akan membuat elektabilitas Puan naik, justru mengurangi simpati,” jelasnya.
Seperti diketahui, belakangan ini Puan Maharani memang cukup sering mengkritik kebijakan pemerintahan Jokowi, utamanya terkait pandemi.
Beberapa kritik Puan, yakni soal sistem perlindungan tenaga kesehatan (naskes) dan soal komunikasi publik Pemerintahan Jokowi.
Adapun sebelumnya, Pendiri Lingkar Madani, Ray Rangkuti menilai kritikan yang dilontarkan Puan dan beberapa kader PDIP kepada itu adalah upaya untuk mencitrakan bahwa mereka tak selalu sama dengan pemerintah.
Menurut Ray, saat ini memang sedang berkembang tren untuk memilih berseberangan dengan Jokowi agar dapat meningkatkan popularitas dan elektabilitas.
“Setidaknya hal itu dialami oleh PKS dan Demokrat. Berkaca dari situ, pelan-pelan partai akan menjaga jarak dengan Jokowi. Sekalipun, tentu, tidak akan melepaskannya,” jelasnya pada Jumat, 5 Agustus 2021, dilansir dari JPNN.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
