“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina karena telah mendukung pengembangan kelompok masyarakat binaan, terutama dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo melalui pemanfaatan limbah MBG sebagai pakan alternatif bebek petelur.
Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan peternak, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana limbah dapat kembali menjadi nilai ekonomi,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa inovasi pengelolaan limbah ini memiliki potensi untuk diperluas ke berbagai desa di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya pengurangan sampah organik dan penguatan ketahanan pangan daerah.
Selaras dengan pilar Environment dan Social Responsibility dalam program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga, AFT Manager Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem berkelanjutan.
“Program ini kami kembangkan agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu membangun sistem produksi yang mandiri dan bernilai ekonomi.
- Sensasi Bersantap di Ketinggian, Dome Baru Hyatt Place Makassar Tawarkan Pengalaman Premium
- Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
- Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Akses Vital Penghubung Desa di Jeneponto
- Bank Indonesia Gelar Kembali South Sulawesi Investment Challenge di 2026, untuk Penguatan Investasi Berkelanjutan
- Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung di IKN
Pemanfaatan limbah menjadi sumber daya baru telah menunjukkan hasil konkret bagi peternak, kelompok perempuan, maupun lingkungan,” jelasnya.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III BGN, Enny Indarti, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan kolaborasi ini memiliki replicability potential dan berpeluang diterapkan di berbagai wilayah lain, terutama daerah dengan potensi peternakan unggas dan produksi limbah organik yang tinggi.
Program kolaboratif ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
* SDG 2: Tanpa Kelaparan, melalui peningkatan ketersediaan pakan dan produktivitas pangan lokal;
* SDG 5: Kesetaraan Gender, melalui pelibatan aktif kelompok perempuan dalam rantai produksi;
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
