Pesan Terakhir Pelaku Bom Makassar: Ummi, Berhenti Ambil Uang di Bank, Riba!

Terkini.id, Jakarta – Sepucuk surat berisi pesan terakhir dari pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar yakni Lukman, ditemukan usai dilakukan penggeledahan di rumah Lukman oleh petugas.

Surat wasiat tersebut ditujukan untuk ibu dan adik Lukman.

Surat tersebut berisikan pesan terakhir Lukman yang mengingatkan ibu dan adiknya untuk selalu ingat dan jangan lupa untuk senantiasa beribadah kepada Allah. Lukman juga dalam surat tersebut berpamitan kepada keluarganya untuk menempuh jalan perjuangannya.

Baca Juga: Viral Korban Bom Gereja Katedral Minta Pemerintah Tepati Janji, RS...

Lukman meyakini dengan menempuh jalan terus, mereka nantinya akan berkumpul di surga.

Lukman juga berpesan kepada ibunya untuk tak berurusan lagu dengan bank sebab uang di bank adalah riba.

Baca Juga: Buntut Bom Gereja Makassar, Pegawai BUMN Terduga Teroris Berhasil Diamankan

Dalam surat itu, Lukman juga menitipkan tabungannya senilai Rp2,35 juta untuk menuntaskan tanggungannya.

Surat wasiat pelaku bom Makassar. (Hops)

Disadur oleh Hops, ada pun isi surat tersebut yang bertuliskan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Baca Juga: Buntut Bom Gereja Makassar, Pegawai BUMN Terduga Teroris Berhasil Diamankan

Wasiat kepada orang yang saya cintai karna Allah

Wahai ummy ku minta maaf kalo ada salahku baik perilaku maupun lisanku. Jangan ki lupa senantiasa beribadah kepada Allah dan jangan ki tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan ki di surganya.

Ummy sekali lagi minya maaf ka, ku sayang sekali tapi Allah lebih menyayangi hambanya.

Makanya saya tempuh jalanku sebagai mana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan ki dan bisa ki kembali berkumpul di surga

Satu ji pesanku buat kita ummy, berhenti ambil uang bank, karena uang bank itu riba dan tidak diberkahi oleh Allah.

Ini ada uang simpananku 2.350.000 untuk bayar pinjaman di bank dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundrynya mus. 500.000/bulan na kontrakan ambil meri tiap bulan, simpan ki untuk bayar pinjaman

Pitto, minta maaf ka kalau ada salahku dek, baik itu lisanku maupun perbuatanku dulu.

Satu pesanku untuk kau dek, jaga ummy baek-baek. Kau mami bisa jaga ummy dan jangan juga malas-malasan sholat dan jangan i bergaul-gaul, fokus saja bantu ummy.

Istiqomah ki semua di jalan ini nah ummy, Pitto dan keluarga ku yang saya cintai karna Allah, semoga Allah kumpulkan ki di surga dan semua sodarahnya dan keluarga bapakku

Muh. Lukman Alfariz

Surat ini awalnya dicurigai hoaks oleh masyarakat namun, media arus utama TVOne telah menyiarkan bahwasanya surat ini merupakan surat wasiat dari pelaku.

Bagikan