Pidato Lawas Jokowi Soal 11 Ribu T Diungkit, Roy Suryo: Analoginya Seperti Bocil ‘Ngibul’ ke Temannya

Terkini.id, Jakarta – Video pidato lawas Presiden Joko Widodo yang menyebutkan Indonesia memiliki 11 ribu triliun kembali mencuat.

Video pidato lawas Presiden Joko Widodo itu dibagikan oleh pakar Telematika, Roy Suryo yang mengataka bahwa perkataan Jokowi soal Indonesia memiliki 11 ribu triliun itu jika dianalogikan seperti anak kecil yang sedang ngibul ke temannya.

Video itu diposting Roy Suryo melalui sebuah tweet di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Jumat 20 Mei 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bawa Misi Setop Perang Rusia-Ukraina, Monica: Bagaimana Dengan...

Adapun keterangan dari unggahan video oleh Roy Suryo menyinggung tentang kebenaran dibalik peryataan Jokowi terkait dana 11 ribu triliun milik Indonesia, yang konon diklaim presiden memiliki data-datanya.

“Simak VIDEO ASLI-nya, ditambah CAPTION biar makin jelas kata-katanya Kalau ini dikatakan DISINFORMASI (oleh Kominfo) tetapi DIBENARKAN (oleh SetKab), Maka analoginya seperti Bocil yang dengan bangganya NGIBUL ke teman2nya: “Kamu tau nggak, Sungai, Jembatan & Jalan2 itu Milik Siapa? AMBYAR”, tulis Roy Suryo pada postingannya.

Baca Juga: Usulan Duet Pemersatu Bangsa, Kata Anies Baswedan Saya Urus Jakarta...

Roy Suryo juga mengatakan bahwa jangan salahkan masyarakat yang beranggapan bahwa Indonesia memang memiliki 11 triliun seperti yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya.

“Ha ha ha ..Jangan salahkan (Mostly) Masyarakat yg menyimak Pidato Presiden tsb kalau beranggapan bhw KITA memiliki Data Aset 11.000 Trilyun di Kantongnya, Hanya LUPA Kantong yg mana sampai kini ? 2 Website Resmi Pemerintah ini juga Saling Kontradiksi, Siapa Sumber HOAX ? AMBYAR”, tulis Roy Suryo.

Dalam pidato itu, terdengar Presiden Joko Widodo menyebut bahwa berdasarkan data keuangan yang ia kantongi, tercatat dana sebesar 11 ribu triliun dana Indonesia yang disimpan diluar.

Baca Juga: Usulan Duet Pemersatu Bangsa, Kata Anies Baswedan Saya Urus Jakarta...

Tak hanya itu, presiden juga menyampaikan bahwa dikantongnya pun terdapat dana yang lebih banyak.

“Ingin mengingatkan, uangnya kan banyak sekali diluar. Ada sudah data dikantongan saya. Data di kementerian keuangan ada, disitu dihitung ada 11.000 triliun yang disimpan diluar”, kata Presiden Joko Widodo, dikutil dari video lawas yang dibagikan Roy Suryo.

“Dikantong saya beda lagi, lebih banyak karena sumbernya memang berbeda. Sumbernya, sumber internasional semuanya tapi berbeda”, sambung Jokowi.

Jokowi mengatakan bahwa yang terpenting adalah bagaimana caranya untuk membawa uang itu ke tangan Indonesia disaat negara sedang memerlukannya.

“Yang paling penting, bagaimana uang-uang itu bisa dibawa kembali ke negara kita karena saat ini kita memerlukan partisipasi bapak-ibu dan saudar-saudara semuanya untuk negara”, tandasnya.

Bagikan