Polemik Hapus Konten, Rocky Gerung Minta Google Hapus Konten Jokowi dan PDIP

Polemik Hapus Konten, Rocky Gerung Minta Google Hapus Konten Jokowi dan PDIP

Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik sekaligus akademisi, Rocky Gerung ikut menyoroti polemik laporan Google soal penghapusan konten dan informasi dari layanan miliknya, seperti Google Search dan YouTube.

Diketahui sebelumnya, dalam laporan transparansi Google ini, Indonesia menempati posisi ke-10 sebagai negara dengan volume permintaan penghapusan konten tertinggi.

Tak hanya itu, Indonesia berada di posisi ke-1 sebagai negara dengan volume item konten terbanyak.

Melansir Genpi, Senin, 25 Oktober 2021, rinciannya yakni sekitar 358 permintaan berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (254.399 konten yang dihapus).

Dua permintaan berdasarkan perintah dari pengadilan kepada Google (51 konten yang dihapus, 1 permintaan berdasarkan perintah pengadilan kepada pihak ketiga, dan 1 permintaan lainnya (10 konten yang dihapus).

Baca Juga

Adapun laporan itu dilampirkan Google berdasarkan data per Januari sampai Juni 2021 saja.

Atas polemik tersebut, Rocky Gerung mengungkap bahwa sebagai seorang warga negara, dia akan membuat satu laporan saja kepada Google.

Adapun yang dimaksud yakni menghapus konten dari pemerintah.

“Ya, kalau saya sebagai warga negara bisa bikin semacam citizens complain, lalu minta Googe untuk menghapus hanya satu konten saya, yaitu konten pemerintah,” ucapnya, Minggu, 24 Oktober 2021.

Rocky lalu menerangkan bahwa konten dari pemerintah yang dimaksud adalah konten yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi berhasil dalam ekonomi.

“Yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi berhasil di dalam ekonomi, itu saja yang saya minta dihapus tuh,” bebernya.

Tak sampai di situ, Rocky Gerung juga mengusulkan agar konten terkait pujian yang terlontar pada PDIP ke Jokowi juga dihapus.

“Saya baca tadi, PDIP bilang Presiden Jokowi adalah presiden yang memberi harapan,” jelas Rocky.

“Nah ini konten yang mesti dihapus sebetulnya, kita mesti minta di Google tuh,” paparnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.