Terkini.id, Jakarta – Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam atau FPI Aziz Yanuar menjelaskan tujuan kedatangan polisi dan TNI menjelang tengah malam ke rumah Rizieq Shihab di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk meminta warga melakukan tes swab.
Aparat keamanan yang datang tersebut adalah Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri.
“Ini maksa untuk tes swab, ngawur. Tengah malam maksa swab masyarakat,” terang Aziz seperti dikutip dari Tempo, Minggu, 22 November 2020.
Aziz mengungkapkan, FPI menolak melakukan tes tersebut. Selain karena merasa sehat dan baik-baik saja, pelaksanaan tes dilakukan di waktu yang tak masuk akal. “Kan gila, orang baik-baik aja dicari-cari kesalahannya,” kata Aziz.
Mengenai dugaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas mencari anggota FPI yang melakukan pemukulan terhadap anggota TNI saat penertiban spanduk, Aziz membantahnya.
Sabtu malam, sekitar 6 orang aparat keamanan dari kepolisian dan TNI terlihat mendatangi rumah Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka datang menggunakan sepeda motor.
- Harapan dan Ironi Dibalik Menu MBG, Ketika Solusi Gizi Berubah Menjadi Ancaman Kesehatan di Jeneponto
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Rinnai Luncurkan Kompor Pintar di Makassar, Jawab Kebutuhan Dapur Masa Kini
- Andi Ina Penuhi Panggilan Kejati Sulsel, Beri Klarifikasi Terkait Pengadaan Bibit Nanas
- Kondisi Belum Membaik, Dua Siswa Korban MBG di Jeneponto Kembali Dirujuk ke Rumah Sakit
Usai memarkirkan kendaraan di depan gang, mereka langsung menuju rumah Rizieq Shihab. Dari pantauan Tempo di lokasi, kedatangan mereka disambut para pemuda yang telah berjaga di depan Gang Paksi, gang rumah Rizieq Shihab.
Sementara itu, Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Kompol Margiyono membenarkan bahwa tujuan polisi bersama TNI datang untuk meminta Rizieq Shihab melakukan tes swab. Namun, permintaan itu ditolak dan aparat keamanan tak bisa menemui Rizieq secara langsung.
Alasan polisi meminta Rizieq untuk segera melakukan tes, karena ia baru saja bertemu orang banyak dan dikabarkan sedang sakit.
“Maka kami mendatangi, kami mengecek, diduga loh, ya, diduga ya bisa terpapar gitu, loh. Kemudian kami sarankan untuk dites swab. Tadi dari pihak itu ada sedikit (penolakan),” kata Margiyono.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
