Terkini.id, Jakarta – Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Golkar, menilai para direksi BUMN selama ini lebih tunduk kepada Kementerian BUMN karena yang bisa mencopot jabatan mereka. Padahal, sehari-hari teknis dan operasional perusahaan BUMN berhubungan dengan kementerian teknis sesuai bidang kerjanya.
“PLN, Pertamina, PGN, INALUM adalah contohnya, tanyakan saja dengan semua Direksi apakah mereka pernah berkoordinasi dengan dirjen masing masing di Kementerian ESDM? Bahkan mereka cenderung sering sekali berbeda,” tutur Maman.
Maman mengatakan kondisi tersebut membuat para direksi BUMN jadi memiliki budaya kerja asal bapak senang (ABS). Misalnya dengan menuruti perintah Kementerian BUMN terlepas tepat atau tidak.
Itu terjadi karena direksi perusahaan BUMN takut dicopot dari jabatannya.
Melansir CNN Indonesia, Minggu 17 Oktober 2021, “Mereka akan lebih memilih untuk baik-baik saja dengan Kementerian BUMN apapun perintah kementerian BUMN terlepas itu tepat atau tidak tepat. Kecenderungannya mereka akan ikut saja yang penting jabatan mereka tidak diganti,” kata Maman.
- Kementrian BUMN Gelar Bazar UMKM di TSM Makassar, Akan Menampilkan Ridwan Sau
- Puncak Arus Mudik di Pelindo Regional 4 Diprediksi 6 April 2024
- Boyong 4 Penghargaan, Telkom Dinobatkan sebagai BUMN Terbaik Dalam Penanganan Krisis dan Pengelolaan Media pada BCOMSS 2024
- Ratusan Milenial di Makassar Bersih-bersih Pantai Tanjung Bayang
- Erick Thohir Lakukan Pertemuan Dengan Menhan Prabowo Subianto
Oleh karena itu, Maman menyarankan agar Kementerian BUMN dibubarkan. Ia menilai Kementerian BUMN menyebabkan kultur profesionalisme hilang hingga membuat BUMN tidak pernah maju.
“Menanggapi Pidato Pak Jokowi, saya mendorong agar Kementerian BUMN dibubarkan lalu dirubah menjadi badan saja atau Super Holding yang posisi nya di bawah Kementerian Teknis,” kata Maman Abdurrahman.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
