Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Abu Janda memposting sebuah video yang memperlihatkan pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) tengah ceramah dan menanggapi soal drone laut China yang masuk ke wilayah Indonesia.
Lewat unggahannya di Instagram Permadiaktivis2, Senin 11 Januari 2021, Abu Janda menyebut UAS dalam video tersebut stres lantaran tokoh yang didukungnya saat Pilkada lalu tak ada satupun yang menang.
“Ini orang kenapa ya? stres endorsan pilkada gak ada yang menang?,” tulis Abu Janda.
Pria bernama lengkap Permadi Arya itu pun meminta netizen agar tidak mencontoh apa yang dilakukan UAS dalam video tersebut.
“Hepi monday twips. Marah-marah kayak gini gak usah dicontoh ya. Karena hidup tak seanjim itu,” tuturnya.
- Turnamen AAS CUP II 2026 Digelar Mei, Alumni Unhas Siap Reuni Lewat Mini Soccer
- Kapus dan Guru PNS Terpilih Anggota BPD, BKPSDM Jeneponto Tegaskan ASN dan PPPK Tidak Boleh Rangkap Jabatan
- ART Tampil Perkasa di Mandalika Racing Series 2026, Borong Podium di Berbagai Kelas
- Pererat Sinergi, Bupati Sidrap Sambut Kunjungan Silaturahmi Kepala KPP Pratama Parepare
- Gubernur Sulsel Serahkan Mobil Layanan Kesehatan untuk Warga Rongkong Luwu Utara
Dilihat dari video Ustadz Abdul Somad yang dibagikan Abu Janda tersebut, terdengar suara UAS dengan lantang mengkritik adanya drone laut China yang masuk ke wilayah Indonesia.
“Untuk menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia supaya drone laut China tidak masuk ke tanah kita,” ujar UAS dalam video itu.
“Supaya negeri kita tidak dijajah sebagaimana dulu dijajah oleh Belanda dan Jepang. Itu tugas pokok mereka,” tegasnya.
Hal itu, kata UAS, ia sampaikan lantaran dirinya sangat mencintai negara Indonesia ini.
“Kita sama-sama cinta dengan negara ini. Saya Abdul Somad upload di internet, di radio,” ujarnya.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan penemuan drone bawah laut di perairan Selayar, Sulawesi Selatan.
Meski belum ada negara yang mengklaim drone bawah laut itu, namun banyak pihak menduga drone bawah laut itu milik negara China, yang ketahuan beroperasi di perairan laut Indonesia.
Drone China tersebut ditemukan dalam kondisi tak beroperasi. Kendati demikian, drone itu diketahui memiliki fungsi layaknya mata-mata.
Drone tersebut berfungsi sebagai alat untuk merekam dan melihat wilayah dimana benda itu dioperasikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
