Terkini.id, Jakarta – Mantan Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean geram dengan aksi seorang laskar pria dari salah satu ormas Islam yang meludahi perempuan saat membubarkan paksa pertunjukkan seni warga yang mereka nilai musyrik.
Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Rabu 7 April 2021, menilai perbuatan laskar pria dari ormas Islam yang meludahi warga perempuan tersebut sungguh hina dan sama sekali tak bermoral.
“Tidak ada etika dan tidak memiliki moral sama sekali. Seorang laki-laki meludahi perempuan, hina sekali pelaku ini,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Menurut Ferdinand, dirinya belum mengetahui persis kronologi peristiwa itu. Akan tetapi, ia menegaskan perlakuan ormas tersebut terhadap perempuan sangat tidak patut dan harus dilawan keras.
“Saya belum tahu persis peristiwanya seperti apa, tapi apapun itu, perlakuan ormas ini tak patut dan mestinya dilawan dengan keras,” tegasnya.
- Ratusan Aktivis Lintas Ormas Islam di Sulsel Deklarasikan MAKRAM di Makassar
- Hadiri Dialog Kebangsaan Wahdah Islamiyah, Mahfud MD Sebut Ormas Islam Aset Nasional
- Ormas Islam Makassar Juga Gelar Reuni 212, Minta Pemerintah Tindak Tegas OPM
- Sebelum Wafat, Tengku Zulkarnain Singgung Pembubaran Ormas Islam: Terakhir MUI
- Tiga Ormas Islam Serukan Jihad Bersama: Komunis Itu Nyata, Tolak Karena Kita Pancasila
Dalam kicauannya itu, Ferdinand juga membagikan sebuah video terkait peristiwa tersebut yang diunggah pengguna Twitter MurtadhaOne1.
Dalam narasi cuitannya, netizen MurtadhaOne1 menyebutkan bahwa pelaku pria yang meludahi warga perempuan itu berasal dari ormas Islam Laskar FUI.
“Tuduh Musyrik, Laskar FUI Sumut Bubarkan Pertunjukan Seni Jaranan dan Ludahi Warga,” tulisnya.
Dilihat dari video tersebut, tampak sekelompok orang yang memakai baret merah dan seragam hitam bertuliskan ‘Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan’ membubarkan paksa aksi pertunjukan seni yang hendak digelar warga.
Berdasarkan penelusuran, video itu pertama kali dibagikan pengguna media sosial Indonesia Jaman Dahulu. Terlihat peristiwa itu terjadi pada April 2021 lalu.
Dalam video, awalnya terlihat sekelompok anggota ormas Laskar Khusus Umat Islam datang dan membubarkan kerumunan warga.
Terlihat juga warga mengangkat perlengkapan pertunjukan seperti replika kuda yang dipakai untuk tarian. Di lokasi itu, juga tampak beberapa gendang yang disiapkan untuk pertunjukan tari.
“Setan lah yang kalian puja-puja itu, kesyirikan yang disebar ke mana-mana,” ucap salah satu laskar ormas Islam itu.
Sekelompok anggota dari ormas tersebut kemudian berteriak dan meminta warga untuk bubar dan berhenti menggelar pertunjukan seni itu.
“Syirik itu, bubar-bubar,” teriak laskar ormas Islam tersebut.
Tak berselang lama, sekelompok warga yang dominan perempuan tampak melawan dan beradu argumen.
“Itu cuma untuk hiburan, aku warga sini. Itu pesta, pesta,” tegas seorang warga perempuan berbaju hijau.
Mendengar pernyataan wanita itu, salah satu anggota ormas tersebut maju dan meludahi perempuan itu.
Sontak, aksi pria laskar ormas Islam tersebut dilawan oleh warga lainnya. Kericuhan pun tak terhindarkan.
“Kamu ludah ya, ludah ya!,” teriak warga sambil menghampiri pelaku.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
