Puskesmas Lumpue Turun Kampanyekan Pemberantasan Sarang Nyamuk se-Bacukiki Barat Parepare

Puskesmas Lumpue Turun Kampanyekan Pemberantasan Sarang Nyamuk se-Bacukiki Barat Parepare

Ana Ridwan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id Parepare – UPTD Puskesmas Lumpue turun mengkampanyekan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) se-wilayah Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Kali ini yang menjadi sasaran kampanye adalah Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, Jumat, 31 Januari 2020.

Kepala Puskesmas Lumpue, Irnawaty SKM MKes yang memimpin kampanye mengingatkan kepada masyarakat dan aparat kelurahan tentang pentingnya pemberantasan sarang nyamuk untuk mengantisipasi merebaknya kasus demam berdarah (DB).

“Jadi yang terpenting adalah langkah antisipasi. Pemberantasan sarang nyamuk yang harus dilakukan. Jangan biarkan ada jentik, langsung diberantas. Makanya mesti dilakukan abatisasi di samping penyemprotan atau fogging,” ungkap Irnawaty.

Dipilihnya Tiro Sompe, kata Irnawaty, karena termasuk salah satu wilayah rawan DB. Wilayah rawan lainnya adalah Kelurahan Sumpang Minangae. Bahkan di Komplek Brimob sudah terbilang endemik karena hampir tiap tahun ada kasus DB.

“Saat ini ada delapan pasien DB yang dirawat di Puskesmas Lumpue. Sebagian besar berasal dari Sumpang Minangae dan Komplek Brimob. Wilayah rawan ini yang harus menjadi perhatian serius,” imbuh Irnawaty.

Dalam kampanye itu, Puskesmas Lumpue juga membagikan bubuk abate kepada aparat Kelurahan Tiro Sompe dan jajaran RT, RW untuk dibagikan kepada masyarakat.

Camat Bacukiki Barat Fitriany dan Lurah Tiro Sompe Andi Mulyadi turun langsung membagikan bubuk abate ke rumah-rumah warga.

“Bubuk abate ini untuk mematikan jentik nyamuk. Jadi kami membagikan bubuk abate ke rumah-rumah warga, dan memastikan tidak ada jentik nyamuk yang bersarang di rumah warga,” kata Lurah Andi Mulyadi.

Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim menuturkan, perlu memang hadirkan sosialisasi tersebut, agar mereka paham tentang bahaya DBD.

“Ini langkah yang bagus kemudian untuk kita kampanyekan agar masyarakat secara luar mengerti tentang bahaya DBD,”terang dia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.