Terkini, Sorowako — Sebagai perusahaan pertambangan yang sudah beroperasi selama lebih dari 56 tahun, penerapan praktik berkelanjutan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) jadi komitmen yang terus dijaga baik.
Hal ini merupakan bagian dari upaya anak usaha Mining Industry (MIND ID) untuk mewujudkan pertambangan hijau atau green mining. Upaya ini juga menarik perhatian perguruan tinggi, yaitu Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk berkolaborasi.
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa mengungkapkan bukti nyata penerapan praktik pertambangan berkelanjutan yang dilakukan oleh PT Vale tercermin dari pengelolaan Taman Kehati Sawerigading Wallacea yang merupakan reklamasi pasca tambang.
“Nursery ini membuktikan bahwa ada peluang untuk membuat alam lebih terjamin keberlanjutannya. Keberadaan Taman Kehati Sawerigading ini saya kira perlu kita support dan apresiasi,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Vale dan PT Huayou yang salah satu fokusnya adalah mendekatkan kampus Unhas kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur (Lutim).
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
- Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Prestasi Nasional pada Lomba Karya Tulis Ilmiah ISMAPETI XXI
- Kadispora Syamsul Bahri Buka Makarena Season 2, E-Sport Jadi Ruang Kreativitas dan Prestasi Anak Muda
Harapannya, Unhas bisa turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia agar bisa terserap di industri. Hal itu sejalan dengan visi Unhas untuk bisa berkontribusi dan memberikan dampak dan solusi terhadap industri melalui penyiapan sumber daya manusia yang dibutuhkan.
“Salah satu yang kita sepakati adalah bagaimana menjadikan Luwu Timur ini sebagai salah satu tempat berdirinya kampus Unhas yang memfokuskan kebutuhan daerah dan industrialisasi termask Vale, kita tidak mau orang-orang lokal hanya menjadi penonton atau low class worker sehingga harus hadir di sini sekolah vokasi,” jelas mantan Dekan Fakultas Kehutanan tersebut.
Tak hanya itu, Prof Jamaluddin Jompa juga berharap Unhas bisa memanfaatkan keberadaan PT Vale untuk bekerjasama dan mewujudkan keberlanjutan dengan optimalisasi berbagai potensi yang ada.
“Sehingga kami akan bisa berkontribusi nyata pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, keberadaan PT Vale dan PT Hoayou adalah berkah bagi bangsa Indonesia. Karena tanpa perusahaan yang dapat mengelola dengan bijak, potensi sumber daya alam yang ada tidak akan bisa termanfaatkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
