3. Manfaatkan Engine Brake Matic
Meskipun tidak sekuat motor manual, motor matic tetap punya fitur engine brake. Kamu bisa memanfaatkannya dengan cara menahan sedikit gas saat melintasi turunan agar mesin memberikan tahanan alami terhadap laju motor.
Dengan begitu, kerja rem jadi lebih ringan dan risiko blong bisa kamu hindari. Teknik ini akan terasa sangat berguna ketika kamu menempuh jalan pegunungan dengan turunan ekstrim.
4. Hindari Menekan Tuas Rem Terus-menerus
Kesalahan umum pengendara matic saat melaju di turunan adalah terus menekan tuas rem. Padahal, gaya pengereman yang konstan bisa menyebabkan komponennya cepat panas dan membuat minyak rem mendidih.
- Astra Honda Racing Team Puncaki Klasemen Tim ARRC 2026 Usai Seri Sepang
- Kredit Perbankan Tembus Rp9.135 Triliun, OJK Sebut Intermediasi Makin Solid
- Kemarau Panjang, PDAM Makassar Kerahkan 6 Pickup Distribusi Air Bersih
- Yudisium Semester Genap, 478 Mahasiswa Polbangtan Gowa Didorong Terus Tingkatkan Prestasi
- Bupati Jeneponto Tegaskan Coffee Morning Jadi Wadah Lahirkan Ide Baru untuk Kemajuan Jeneponto
Lebih baik kamu melakukan pengereman bertahap dan lepaslah tuas secara berkala. Dengan cara ini kamu akan membantu rem untuk ‘bernapas’, sehingga tidak cepat overheat.
5. Berhenti Sejenak Jika Rem Terasa Melemah
Apabila kamu merasa tarikan tuas rem mulai dalam dan motor sulit melambat, artinya sistem rem sedang tidak optimal.
Jadi, jangan nekat untuk lanjut turun karena bisa berbahaya.
Sebaiknya kamu mencari tempat aman untuk berhenti sejenak. Setelah itu diamkan motor beberapa menit agar suhu rem turun sebelum melanjutkan perjalanan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
