Terkini.id, Jakarta – Seorang remaja pria berusia 17 tahun berinisial MN tega menghabisi nyawa seorang waria, AS (35), lantaran kesal digoda dan diajak kencan saat ia mendatangi sebuah salon.
Peristiwa pembunuhan itu diketahui terjadi di Desa Patenteng, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Pelaku membunuh korban setelah dirinya bertemu dengan AS di salon saat mengecat rambutnya.
Pelaku pun berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Bangkalan dua hari setelah kejadian. Ia dibekuk aparat di wilayah Pasar Modung, Bangkalan.
Mengutip Indozone, Minggu 6 September 2020, berdasarkan pengakuan MN di hadapan polisi, ia membunuh korban karena kesal terus digoda dan diajak kencan selama dirinya berada di salon tempat AS bekerja.
- Dugaan Perampasan Alat Kerja Wartawan di Jeneponto, Ketua IWO Sulsel, Ini Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Pers
- Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
- Pilu, Bocah di Bulukumba Menangis Histeris Ibunya Meninggal Terlindas Truk Tronton Pengangkut Ekskavator
- Ponpes VTHQ Malino Wisuda 52 Santri, Direktur: Alumni Kami Banyak Diterima di Berbagai Kampus Ternama
- Perkuat Link and Match dengan Industri, Polbangtan Kementan dan Syngenta Buka Peluang Karier bagi Mahasiswa dan Alumni
Saat itu, pelaku minta rambutnya dicat warna cokelat dan ketika itu pula ia diajak kencan oleh korban.
“Tersangka tidak terima karena dirayu oleh korban saat cat rambut,” ujar Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra seperti dikutip dari Indozone.
Pelaku menghabisi nyawa AS dengan cara memukul kepala korban sebanyak tiga kali menggunakan balok kayu.
Setelah itu, MN menjerat leher korban dengan selang air di dalam kamar mandi.
“Dari keterangan pelaku yang berhasil kami himpun, hari Kamis pada pukul 13.00 pelaku mendatangi korban untuk mengecat rambut, disaat itulah korban merayu pelaku untuk berkencan, dan pelaku tak terima dengan ajakan korban sehingga tega menghabisi nyawa korban,” ujar Rama.
Saat membunuh korban, pelaku dibantu oleh seorang rekannya yang juga masih berusia remaja.
Namun, teman pelaku tersebut hingga kini masih dalam pengejaran aparat Polres Bangkalan.
“Sementara itu 1 orang pelaku lainnya yang berumur 16 tahun hingga saat ini masih kita kejar dan kita tetapkan sebagai DPO,” ujar Rama.
Setelah menghabisi nyawa AS, MN dan rekannya membawa kabur benda berharga milik korban berupa unit HP dan 1 sepeda motor.
“Dari tangan pelaku berhasil kami amankan 1 buah HP dan 1 unit motor milik korban yang diambil oleh pelaku,” kata Rama.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
