Remaja di Tangerang Meninggal Dunia Usai Digigit Semut, Kok Bisa?

Remaja di Tangerang Meninggal Dunia Usai Digigit Semut, Kok Bisa?

FD
Fachri Djaman
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Tangerang – Malang benar nasib Rizki Ananda yang meninggal dunia setelah digigit semut di kawasan Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang pada Rabu 24 April 2019.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, remaja berusia 21 tahun itu sempat merasa gatal dan panas di seluruh tubuhnya yang disertai sesak nafas akut.

“Kejadian di rumahnya di Rajeg, lalu saat udah gatal dan panas langsung dibawa ke Puskesmas Sepatan. Kebetulan saya yang datang ke lapangan, itu saya tanya ke bapaknya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, dikutip dari Tribunnews, Kamis 25 April 2019.

Rizki kemudian dibawa ke Puskesmas Sepatan, Kabupaten Tangerang oleh ayahnya. Namun sayang, nyawa remaja perempuan ini tak lagi dapat tertolong.

“Meninggalnya sewaktu di puskesmas dan bapaknya ini sudah sadar anaknya meninggal di puskesmas. Tapi karena dia kerja di RSUD Tangerang jadi dibawa ke sana,” ujar Hendra.

Rizki menderita penyakit Shock Anafilaksis

Remaja di Tangerang Meninggal Dunia Usai Digigit Semut, Kok Bisa?
Ilustrasi semut. (foto: okezone.com)
Baca Juga

Korban, kata Hendra, sebelumnya telah didiagnosis menderita penyakit bernama Shock Anafilaksis. Penyakit tersebut merupakan sebuah reaksi alergi yang parah terhadap sesuatu dan berpotensi mengancam nyawa.

“Sebenarnya bukan semutnya yang bermasalah, jadi meninggalnya karena Shock Anafilaksis. Jadi sebuah keadaan yang reaksi alergi hebat,” ungkapnya.

“Memang korban alergi dugaan kita di kabupaten dugaan kuat dia alergi terhadap zat yang ada di dalam semut yang mengigit,” sambungnya.

Hendra juga meyakinkan bahwa reaksi tersebut tidak terjadi kepada semua orang, melainkan hanya terjadi per-individual yang mengalami alergi yang berlebihan terhadap sesuatu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.