Terkini, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti kembali menggelar reses pertama masa persidangan pertama masa sidang 2025/2026, pada Kamis, 23 Oktober 2025.
Reses ini menjadi ajang penting bagi Budi Hastuti untuk mendengar langsung keluhan dan masukan dari masyarakat, terutama di daerah pemilihannya yang meliputi Kecamatan Mamajang, Mariso, dan Tamalate (Mamarita).
Agenda ini telah memasuki titik keenam yang berlangsung di Jalan Palanassang RT02/RW10, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate. Turut hadir Lurah Barombong, Eko Soerifto Lodi, Babinsa, Babinkamtibnas, dan tokoh masyarakat.
Berdialog dengan warga, legislator dari Fraksi Gerindra itu menerima beragam aspirasi. Paling banyak adalah masalah Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan bantuan sosial yang tidak merata seperti program keluarga harapan (PKH).
Budi mengatakan, KIS milik warga banyak yang tidak aktif. Hal itu disebabkan lantaran tidak pernah dimanfaatkan selama tiga bulan berturut-turut.
- Husniah Talenrang Nonaktifkan 16 Pejabat Termasuk Sekda: Agar Pemerintahan Tertib Sesuai Aturan
- Muncul Narasi Membenturkan Instansi Kemenhut, KPH dan Gakkumhut Tetap Solid Berantas Perambah Hutan
- Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur'an, Ini Pesannya!
- Bupati Jeneponto Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Ruku-Ruku di Bangkala
- Husniah dan Ombas Pakai Pengacara Yang Sama Saat Berurusan dengan Polda
“Karena aturannya memang dari pemerintah, program kesehatan gratis KIS ini harus dipakai minimal sekali selama tiga bulan itu,” jelasnya.
Dia meminta warga untuk segera melapor kembali ke pihak kelurahan untuk reaktivasi KIS mereka. Budi juga akan membantu menindaklanjuti masalah ini sehingga bisa cepat dimanfaatkan kembali.
“Yang jelas setelah diaktifkan, minimal dipakai yah seperti cek tensi saja,” tambah Budi.
Sementara untuk bantuan sosial, menurut anggota komisi D bidang kesejahteraan rakyat itu, masalah ini memang dihadapi di hampr semua wilayah. Penyebabnya adalah data yang belum diperbaharui.
Budi menegaskan pihak kelurahan yang bersentuhan langsung dengan warga untuk bisa melakukan pendataan kembali sesuai kondisi mereka. Tidak boleh ada tebang pilih dalam penyaluran bansos.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
