Review Film Ivanna, Horor Sadis dari Semesta Danur Ala Kimo Stamboel

Review Film Ivanna, Horor Sadis dari Semesta Danur Ala Kimo Stamboel

R
Adam Rais
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Bioskop Tanah Air sekali lagi harus menampung pengunjung yang banyak. Karena film asal semesta Danur bertajuk Ivanna akhirnya tayang serentak hari ini (Kamis 14 Juli 2022).

Berdasarkan dari beberapa sumber, Ivanna diangkat dari novel laris karya Risa Saraswati berjudul Ivanna van Dijk, yang dari novel tersebut menceritakan perjalanan hidup seorang perempuan Belanda bernama Ivanna yang akhirnya harus menghadapi tragedi yang mengenaskan dan menghianati negeri sendiri karena luapan kekecewaannya.

Berbeda dari film-film Danur sebelumnya, rumah produksi MD Pictures memilih Kimo Stamboel untuk menahkodai film ini dan ditemani oleh sejumlah aktor ternama seperti Caitlin Halderman, Jovarel Callum, Sonia Alyssa, Junior Roberts, Yayu Unru, Rinna Hassim, Yayu Unru, Yatie Surachman, dan masih banyak lagi.

Film Ivanna sendiri menceritakan Ambar, seorang perempuan yang memiliki keterbatasan penglihatan mampu melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat orang banyak. Saat Ambar bersama adiknya datang ke sebuah panti asuhan, ia diteror oleh Ivanna, hantu perempuan Belanda yang cantik berambut pirang. Ivanna datang kembali menuntut balas kepada orang-orang yang bahagia dan tidak akan membiarkan mereka hidup tenang sebelum ada korban berjatuhan.

Review Film Ivanna, Horor Sadis dari Semesta Danur Ala Kimo Stamboel
Sonia Alyssa sebagai Ivanna. (Sumber foto: Banten Raya)

Sebagai film spin-off, Ivanna menjadi salah satu tokoh yang menarik untuk divisualkan. Karakter Ivanna yang sebelumnya tampil di Danur 2: Maddah kembali hadir meneror satu keluarga yang ada di panti asuhan. Sajian horor yang ada di film Ivanna tentu berbeda dari film-film Danur yang sebelumnya.

Baca Juga

Ivanna memiliki ciri khas dan rasa yang berbeda dari horor yang ada di semesta Danur. Kali ini, penonton akan senantiasa layaknya bermain ke dalam wahana halilintar yang perlahan-lahan akan menjadi petualangan yang menegangkan tanpa akhir.

Berbicara soal narasi, Ivanna tentunya tidak lepas dari teror yang dialami oleh tokoh utama yang bisa melihat ke alam dimensi lain. Penulisan naskah oleh Lele Laila yang menciptakan cerita yang inventif tentunya menjadi nilai plus dan patut dibanggakan.

Apresiasi tertinggi tentunya jatuh kepada Kimo Stamboel. Meskipun berasal dari novel dan naskah yang inventif, Kimo dapat beradaptasi dengan itu dan menciptakan hal yang baru yang belum pernah dilihat dari film-film Danur sebelumnya. 

Jika selama ini Danur hanya menawarkan teror hantu-hantu bergentayangan, Ivanna memiliki teror sekaligut ketegangan level tinggi yang dibaluri oleh jumpscare yang cerdik dan darah yang berceceran dimana-mana. Sutradara yang pernah menahkodai Ratu Ilmu Hitam tersebut seolah-olah menerapkan style yang ada untuk menciptakan Ivanna menjadi salah satu film Danur yang paling gelap dan sadis.

Para pemain yang hadir dalam film ini memiliki pengembangan karakter yang baik. Semua pemain memiliki ekspresi yang beragam dan tentunya berkesan. Sebuah penghormatan bagi Caitlin Haldermann, ia dapat memainkan karakter seorang kakak yang penyayang dan juga sebagai perempuan indigo yang berkesan. 

Tidak berhenti disitu, Jovarel Callum mencuri perhatian penonton dengan karakternya yang memiliki keingintahuan yang tinggi dan tingkah lakunya yang energetik. Perlu diakui bahwa ia patut mendapat apresiasi yang tinggi.

Secara keseluruhan, Ivanna telah mengubah pandangan penonton bahwa semesta Danur tentunya dapat menawarkan pengalam nonton yang berbeda dari yang sebelumnya. Disamping teror yang diberikan dari perempuan Belanda tersebut, Ivanna juga cocok ditonton bagi mereka yang menyukai horor dengan baluran darah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.