RM Ali Murah Hadir dengan Konsep Ruang Terbuka, Pengunjung Dibuat Nyaman

RM Ali Murah
Muhammad Ali, Owner RM Ali Murah

Terkini.id, Makassar – Sebagai kota metropolitan Indonesia Timur, Makassar, membuat penduduknya haus suasana sejuk dan ruang terbuka. Begitu juga untuk urusan tempat makan, jarang sekali kita temukan rumah makan bernuansa terbuka di Kota Makassar.

Namun, kehadiran Rumah Makan (RM) Ali Murah yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan km 19 layaknya oase di tengah gurun pasir. Mengusung konsep ruang terbuka untuk menghadirkan suasana santai dan damai.

Muhammad Ali, Owner RM Ali Murah mengaku sengaja mengusung konsep unik di tengah ramainya bisnis rumah makan di Kota Makassar. Di sini, kata dia, bahan rumah makan terbuat dari kayu bayam.

“Saya berpokus untuk memberi kenyamanan kepada pengunjung terutama yang jenuh dengan rutinitas. Ada menu favorit yang menjadi andalan, seperti ikan nila, itik goreng dan bahkan semua jenis ikan ada,” ungkapnya kepada terkini.id, Kamis, 29 Agustus 2019.

Kendati terlihat mewah, dia mengatakan, RM Ali Murah menyasar seluruh kalangan dengan harga yang bervariasi dan bersahabat. Untuk itu, dia melekatkan kata “murah” di belakang nama rumah makan tersebut.

Selain ruang terbuka, RM Ali Murah pun menyediakan tempat bersantap yang nyaman. Pasalnya, pengunjung bisa menikmati suasana makan di atas kolam ikan. Selain itu, dirinya menyiapkan gasebo untuk membuat betah dan nyaman para pengunjung.

“Bila ada pengunjung yang datang satu keluarga mereka bisa menunggu sambil bermain dengan ikan, karena makanan tidak langsung jadi karena menunya serba segar,” paparnya.

Dia mengatakan RM Ali Murah menyediakan ikan yang hidup. Pengunjung, kata dia, memutuskan dan menunjuk sendiri bakal menyantap ikan yang mana.

“Akan ada akuarium di mana pengunjung bisa melihat, dan memilih ikan yang akan disantapnya,” paparnya.

Lelaki asal Sidrap ini mengatakan sengaja merancang RM Ali Murah menjadi 3 bagian dengan memberi pilihan kepada pengunjung. Hal itu, kata dia, untuk menguatkan kesan adat Sulawesi lantaran seluruh bangunan tersebut berbahan kayu.

“Dengan bahan kayu dan ditambah dengan daun nipah maka kesan kampung yang dirindukan masyarakat ada di tempat ini,” kata dia.

RM Ali Murah
RM Ali Murah di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar

Ketika melihat daftar menu, pengunjung akan dimanjakan dengan menu-menu lokal, mulai dari camilan, menu utama hingga minuman. Ali mengatakan, ini merupakan upaya RM Ali Murah dalam mempopulerkan makanan dan minuman yang khas dari tempatnya.

“Kita ingin membuka mata orang bahwa makanan Bugis itu enak,” ujar Ali.

Makanan dengan sentuhan lokal, kata dia, menjadi salah satu pembeda dari tempat lain. Ali juga menegaskan bahwa dirinya tak hanya menawarkan pengunjung makanan yang enak. Namun, kata dia, menawarkan makanan yang sehat dan orisinil.

“Makanya prosesnya agak sedikit lama, tetapi kami merancang konsep agar masyarakat dapat menikmati makanan yang segar dan menyehatkan,” paparnya.

Saat ditanya soal penamaan RM Ali Murah, dia bercerita bahwa hal itu terinspirasi dari toko di Jeddah, Mekkah, yang bernama toko Ali Murah dan pengunjungnya rerata orang Bugis dan ramai.

“Makanya saya pakai nama itu karena nama itu sudah mendunia dan kebetulan nama saya Ali,” kata dia sambil melempar senyuman.

Dia mengatakan tempatnya terletak di tempat yang strategis lantaran diapit dua kampus. Sehingga, kata dia, mahasiswa yang sedang lapar dan ingin menikmati makanan yang enak dan segar bisa mengunjungi tempat ini.

“Kalau sudah malas masak datang ke tempat ini, harganya terjangkau untuk mahasiswa,” paparnya.

Dengan lahan seluas 32×100 m persegi, pengunjung tak perlu khawatir dengan keamanan kendaraannya, lantaran telah tersedia lahan parkir yang luas dan aman.

“Saya memikirkan itu sejak awal, bahwa parkiran harus memadai,” paparnya.

Kelebihan lain, pengunjung bisa betah dan berlama-lama dan tak perlu takut terlambat melaksanakan ibadah shalat lantaran sudah menyediakan musala yang memadai dan cukup untuk menampung banyak orang.

“Jadi kalau salat berjemaah cukup menampung dua puluh orang,” ungkapnya.

Komentar
Terkini