Ruas Jalan Palopo-Rantepao Ditutup Sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Terkini.id, Palopo – Bencana longsor yang terjadi di ruas jalan Rantepao-Palopo pada Jumat 26 juni 2020 lalu membuat aktivitas transportasi di jalur tersebut ditutup sementara.

Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional Sulsel menyampaikan, ruas jalan yang berada di Km.366+350 dan Km 368+450 tersebut ditutup sementara sampai batas waktu diumumkan kembali.

Pergerakan tanah yang labil di ruas jalan tersebut membuat longsor terjadi di sepanjang 50 meter.

Ruas jalan yang menghubungkan Toraja dan Kota Palopo itu berlokasi di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.

Penanggung jawab lapangan ruas jalan Rantepao – Palopo PPK 2.1 Satker PJN Wilayah II Sulsel Ishak Rahim, ST, MT menginformasikan dampak kejadian bencana longsor ini mengakibatkan 9 rumah warga rusak, dan tidak menimbulkan korban jiwa namun jalan dari arah Rantepao ke Kota Palopo atau sebaliknya tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Menarik untuk Anda:

“Saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan BNPBD, Polres, Dishub, dan Dinas PU Kota Palopo untuk langkah langkah tanggap darurat bencana.
Untuk penanganan jalan yang tertutup material longsor PPK 2.1 sedang mengerahkan alat berat excavator dan loader membersihkan dari arah Rantepao dan dukungan PPK 2.2 excavator 1 unit membersihkan dari arah Palopo,” ujar Ishak Rahim seperti dikutip dari laman resmi BBPJN 13 Sulselbar.

Untuk mendukung percepatan tanggap darurat bencana, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan (BBPJN Sulsel) Ir. Muhammad Insal U Maha, M.Sc, mengerahkan dukungan Tim TRC BBPJN Sulsel dengan 1 unit alat berat excavator dan mengingatkan untuk pelaksana di lapangan agar berhati-hati mengingat kondisi tanah labil yang kemungkinan bergeraknya masih bisa terjadi.

Koridor jalan Rantepao – Palopo merupakan jalan nasional berdasarkan SK Menteri PUPR 290/KPTS/M/2015 tanggal 25 Mei 2015 dengan nama ruas Bts Kab. Luwu Selatan – Bts Kota Makale sepanjang 53,52 Km.

Kondisi kemantapan jalan mantap 96,08% atau 51,42 Km dan tidak mantap 3.92% atau 2,1 Km (my)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kasus Pemotor Depok Hadang Ambulans Tak Diproses Hukum, Ini Alasannya

Wanita Tiga Anak Tinggal di Tempat Sampah Usai Suami Dipenjara Gegara Dituduh Mencuri

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar