Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu membagikan cuitan kontroversial terkait alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut sebagai Menteri Agama (Menag) menggantikan Fachrul Razi.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 22 Desember 2020, Said Didu awalnya menyampaikan terima kasih atas penjelasan dari Qodari terkait alasan Presiden Jokowi menunjuk Gus Yaqut sebagai Menag.
“Terima kasih atas penjelasan mas Qodari,” cuit Said Didu.
Ia pun mengatakan bahwa dirinya akhirnya tahu Presiden menginginkan Menag yang baru untuk ‘menggebuk’ Islam.
“Akhirnya kami tahu bahwa Bapak Presiden inginkan Menag untuk ‘menggebuk’ Islam,” ujarnya.
- 30 Sekolah di Makassar Masuk Program Revitalisasi, Pemkot Usulkan 79 Sekolah
- Munafri Instruksikan Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM dan PKL
- Plt Dirut PDAM Makassar Terima Danyonkav-10, Bahas Layanan Air Bersih Asrama
- Pemkab Gowa Tunda Beautiful Malino 2026 hingga Waktu Belum Ditentukan
- Kualleangngang Tallanga Na Toalia, Nautika FC Tumbangkan Tamalatea Junior, Skor Telak 7-0
Mengakhiri cuitannya, Said Didu kembali mengucapkan terima kasih untuk penjelasan dari Qadri.
“Sekali lagi terima kasih,” ucapnya.
Cuitan Said Didu tersebut sontak ditanggapi pegiat media sosial, Eko Kuntadhi.
Lewat cuitannya di Twitter, Rabu 23 Desember 2020, Eko Kuntadhi menilai komentar Said Didu itu mengadu domba publik.
“Wuihhh komentarnya, kok ngadu domba banget,” cuit Eko Kuntadhi.
Unggahan Said Didu itu juga menuai kontroversi dari sejumlah netizen. Banyak dari mereka menanggapi keras cuitan itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
