Salut PKS Perjuangkan Palestina, Tokoh Tionghoa: Partai Lain Jangan Diam

Salut PKS Perjuangkan Palestina, Tokoh Tionghoa: Partai Lain Jangan Diam

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma mengaku salut dan bangga dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kerap berada di barisan depan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Hal itu, menurutnya, lantaran hanya PKS yang secara tegas menyuarakan mendukung dan membela Palestina. Sementara partai lainnya tak bersuara.

“Saya bangga dan kagum betul dengan PKS yang memelopori kita untuk bersuara. PKS yang selalu berada di barisan depan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina,” ujar Lieus Sungkharisma, Jumat 21 Mei 2021 seperti dikutip dari Netralnews.com.

Ia pun berharap, partai politik lainnya bisa mengikuti sikap yang diambil PKS. Sebab, kata Lieus, Palestina membutuhkan dukungan banyak pihak untuk keluar dari kungkungan militer Israel.

Selain itu, menurut Lieus, fenomena tersebut juga bisa dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk kembali merajut tali persatuan yang sudah cukup lama terputus.

Baca Juga

Maka dari itu, Lieus meminta agar partai lainnya juga ikut bersuara memperjuangkan kemerdekaan Palestina seperti halnya PKS.

“Partai lainnya jangan diam aja, ikut bersuara. Inilah saatnya kita bersatu, bangsa Indonesia bersatu membela Palestina yang dizalimi,” tegas Koordinator Forum Rakyat ini.

Mengutip Rmol.id, Lieus Sungkharisma juga sebelumnya meminta Pemerintah RI segera mengambil sikap terhadap kekejaman Israel ke bangsa Palestina. Pasalnya, dalam catatan sejarah Indonesia punya utang jasa ke Palestina.

Ia mengungkapkan, Indonesia sejak dulu berkomitmen mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, kata Lieus, Presiden Soekarno pernah menyatakan ‘selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel’.

“Ini bukan hanya kehendak saya, tapi merupakan kehendak sejarah yang pernah dikatakan Presiden Soekarno tahun 1962. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia, apapun alasannya, jangan pernah melupakan kehendak sejarah itu,” ungkapnya.

Maka dari itu, tokoh Tionghoa ini mengecam sebagian masyarakat di tanah air yang membela agresi Israel terhadap Palestina. Sebab, menurutnya, Indonesia masih berutang jasa dengan negara tersebut.

“Saya menilai mereka yang membela agresi Israel ke Palestina itu tidak paham sejarah saja. Untuk mengingatkan saja, Indonesia itu punya utang jasa pada bangsa Palestina karena merekalah salah satu negara yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.