Satgas Antimafia Bola Salut dengan PSM: Kalian Menjaga Siri’ di Sepakbola

Satgas Antimafia Bola Salut dengan PSM: Kalian Menjaga Siri’ di Sepakbola

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Klub sepak bola, PSM Makassar, mendapat apresiasi yang besar dari Satgas Antimafia Bola karena kejujuran dan tak pernah menyogok wasit.

Apresiasi itu membanggakan di tengah berbagai kasus mafia sepak bola yang terkuak.

Bahkan, beberapa pejabat PSSI serta oknum ofisial klub sepak bola juga ikut terjerat.

Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Krishna Murti, menyebutkan, ada tiga klub di Liga 1 yang ‘pelit’ memberi sesuatu ke wasit.

Tiga klub tersebut adalah Persib, Persipura dan PSM Makassar.

Itu menurut pengakuan sejumlah wasit yang telah diperiksa oleh Satgas antimafia bola.

Dalam unggahan Krisnha Murti, PSM Makassar disebut jadi salah satu klub yang tidak pernah memberikan sesuatu ke wasit. Bahkan Krishna memberi pujian khusus untuk klub ini.

“Saya bukan orang Makasar. Saya orang Indonesia lahir di Ambon, besar di Jakarta Malang dan Bandung. Tapi hari ini saya nyatakan, ‘Saya bangga kepada kalian PSM. I Love You PSM Ewako’,” tulis Krishna melalui akun media sosialnya @krishnamurti_bd91 sambil mengunggah video aksi suporter PSM.

Dia pun berharap, mudah-mudahan suatu waktu dirinya bisa menonton bola bersama PSM di stadion kebanggaan Makasar.

“Maaf ini bukan bicara mafia, bukan bicara Satgas, bukan bicara gelar. Ini bicara bagaimana kalian menjaga Siri’ di sepakbola,” tulisnya lagi.

Dalam postingannya yang lain, Krishna menyebutkan, sejarah akan selalu membuktikan bahwa kejujuran adalah pemenang sejati.

“Pertahankan Ewako,” tulisnya.

Saran Solusi untuk Masalah Mafia Bola

Satgas Antimafia Bola Salut dengan PSM: Kalian Menjaga Siri’ di Sepakbola

Selain menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi, Krishna juga mengungkapkan beberapa masalah terjadi di sepak bola Indonesia, khususnya pada wasit.

Menurut dia, dari pemeriksaan, para wasit selalu takut pada Komite wasit.

“Mereka dianggap bermasalah kalau tidak nurut kepada orang-orang yang mengatur mereka di Komite Wasit dan PSSI. Dan mereka lebih takut lagi kalau klub yg bertanding milik petinggi PSSI. Faktanya banyak wasit baik malah jarang dapat penugasan,” terang dia.

Oleh karena itu, Krishna pun menyampaikan saran solusi untuk masalah tersebut, antara lain:

1. Rombak komite wasit dan ganti dengan orang-orang baik
2. Latih ulang wasit se-Indonesia
3. Honor yang pantas kepada wasit dan perangkat pertandingan
4. Beri fasilitas uang transportasi dan uang hotel
5. Jangan beri kesempatan tuan rumah dan tim tamu melayani dan bertemu wasit
6. Pengawasan ketat saat pertandingan
7. Pecat seumur hidup yang melanggar
8. Jangan biarkan petinggi PSSI juga jadi pemilik klub. Beri mereka pilihan, urus PSSI atau jadi pemilik klub?
9. Buka jadwal penunjukan wasit ke publik sejak jauh hari.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.