Terkini, Makassar – Di balik cokelat yang dinikmati masyarakat dunia, terdapat rantai panjang produksi kakao yang melibatkan petani, keluarga, dan anak-anak di desa penghasil kakao.
Karena itu, membangun rantai pasok kakao berkelanjutan tidak hanya berbicara soal produksi dan ekonomi, tetapi juga perlindungan anak serta pemberdayaan perempuan.
Hal inilah yang menjadi fokus program Save the Children Indonesia di Sulawesi Selatan sejak 2020.
Melalui Learning Event yang digelar di Makassar, pada Selasa 31 Maret 2026, Save the Children Indonesia bersama mitra pemerintah, sektor swasta, dan organisasi lokal berbagi pembelajaran dan praktik baik dari pelaksanaan program di Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, Bone, Wajo, dan Soppeng.
Program ini bertujuan membangun ekosistem kakao yang tidak hanya berkelanjutan secara ekonomi, tetapi juga inklusif, aman bagi anak, serta memberikan akses ekonomi yang lebih luas bagi perempuan di desa-desa penghasil kakao.
- Ride to Campus, Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding Bagi Mahasiswa
- Pertamina Pastikan Stok BBM Sulawesi Aman, Masyarakat Diminta Tidak Terpengaruh Isu Kenaikan Harga
- Isu BBM Langka Beredar, Bupati Sinjai: Jangan Panic Buying, Beli BBM Sesuai Kebutuhan!
- Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman di Seluruh Sulawesi, Tak Perlu Panic Buying
- Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono, Buah Penantian Panjang Keluarga AHY
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan kolaborasi multi pihak seperti Mars Indonesia, Konsorsium GrowAsia, PISAgro, GIZ melalui Program GrowHerKakao, serta Cargill melalui Program Empower bersama mitra lokal di Sulawesi Selatan.
Desa Jadi Garda Perlindungan Anak
Salah satu capaian penting dari program ini adalah terbentuknya 110 Kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di 110 desa. Sebagian kelompok bahkan telah bertransformasi menjadi lembaga desa yang memiliki payung hukum melalui Peraturan Desa.
Kelompok PATBM menjadi garda terdepan di tingkat desa dalam mencegah kekerasan terhadap anak, praktik berbahaya bagi anak, serta memastikan anak mendapatkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.
Program ini menunjukkan bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga masyarakat dan pemerintah desa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
