Sebut Darah Mahasiswa Papua ‘Halal’ Ditembak, Kapolresta Malang akan Dilaporkan ke Mabes Polri

Terkini.id, Jakarta – Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) akan melaporkan Kombes Leonardus Harapantua Simarmata Permata ke Divisi Propam Mabes Polri.

Hal ini dikarenakan Leonardus diduga melakukan tindakan rasisme dengan menyebut mahasiswa Papua ‘halal’ ditembak saat melakukan aksi di Malang, Senin, 8 Maret 2021.

Michael Himan selaku kuasa hukum AMP mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan Leonardus sangatlah keterlaluan.

Baca Juga: Viral Polisi Teriak ‘Halal Darahnya, Tembak’ untuk Demonstran, Kapolres: Videonya...

Ia menyebut tidak seharusnya pernyataan itu dilontarkan pimpinan yang bertugas di Polresta Malang.

“Tembak, tembak saja, tembak mati. Kemudian ‘Kalau pintu di dobrak, tembak. Darah mereka itu halal’. Pernyataan itu memang benar-benar merendahkan derajat manusia. Ini adalah seorang pemimpin di institusi kepolisian, seorang kapolres yang tidak bisa mengendalikan emosi,” ungkap Michael, dikutip dari Suara, Kamis 11 Maret 2021.

Baca Juga: Baru Dua hari, Trailer Anak Muda Palsu Jadi Trending Topik...

Michael juga menyayangkan bagaimana bisa seorang pemimpin tak mendahulukan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM).

“Tapi ini tidak didahulukan prinsip-prinsip tersebut,” tutur Michael.

AMP menolak keras pernyataan Kombes Leonardus saat aksi di Malang pada 8 Maret 2021 lalu. 

Baca Juga: Baru Dua hari, Trailer Anak Muda Palsu Jadi Trending Topik...

Jika tindakan rasis dan disertai pernyataan yang mengintimidasi tersebut terus dibiarkan hal itu malah justru dinilai mengkhawatirkan.

Michael khawatir, akan merembet seperti kejadian di Surabaya pada 2019 lalu. 

Ia meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengusut kasus ini dan menindak Leonardus selaku Kapolresta Malang.

“Sehingga kami meminta pada Kapolri, Jenderal Sigit untuk bertindak cepat atau tidak melakukan tindakan pada Kapolres,” beber Michael.

Diketahui bahwa, AMP akan melaporkan Leonardus ke pihak Polri esok, Jumat, 12 Februari 2021.

Bagikan