Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Denny Siregar menyebut bahwa tujuan kritiknya kepada Anies Baswedan karena sayang. Atas itu, ia berharap Anies mundur dari Gubernur.
Mulanya, Denny Siregar mengatakan bahwa kritik dan fitnah itu berbeda.
Jelasnya, kritik adalah pertanda sayang sedangkan fitnah itu karena benci.
“Kritik sama fitnah itu bedanya di niat. Kritik itu karena sayang, fitnah itu karena benci,” ujarnya dikutip terkini.id, Rabu, 10 November 2021.
Lebih lanjut, ia pun mengaku ‘sayang’ kepada Anies karena sering mengkritik kebijakannya.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Denny menegaskan, lebih baik jika Anies menjadi sosok dosen saja.
“Ya gua sayang. Makanya gua kritik terus spy mundur aja jadi Gubernur. Gak pantas. Lebih baik jadi dosen,” jelasnya.
Beberapa netizen juga turut memberikan komentar.
“Betul.. sy dulu kagum ketika dia msh jd dosen dg gagasan Indonesia mengajarnya. Tapi ketika dia terjun ke politik dan menghalalkan cara kotor, nyungsep deh image pinternya,” komentar @yett***.
“Ni jd ceritanya kamu sayang to dg pak Anies.. Awas ntr klo diundang makan malam jgn sendrian datangnya,” komentar @adin***.
“Sorry, ga setuju, bang. scr esensial, bedanya adalah kritik itu ADA FAKTANYA, sdgkan fitnah ga ada. soal dasarnya sayang ato benci itu urusan lain lagi,” komentar @partb***.
“Kalo gw sih ga sayang Anies, krn dia seorg PEMBOHONG, ngabisin uang rakyat aja kerjanya. sangat GA LAYAK dijadiin dosen jg,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
