Sekolah Alam Le Cendekia Gowa Gelar Festival Pangan 2021

Sekolah Alam Le Cendekia Gowa Gelar Festival Pangan 2021

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Makassar – Dalam rangka memaknai Hari Ketahanan Pangan sedunia yang jatuh pada hari Sabtu, 16 Oktober 2021, Sekolah Alam Le Cendekia (Boarding School) Gowa sukses menggelar acara festival pangan bertajuk “Le Cendekia Food Fest 2021”. 

Tema yang diusung adalah ‘Mandiri dan Berdaya dengan Bahan Pangan Lokal’, dengan harapan segala hasil kebun yang ada di sekolah akan bisa termanfaatkan dengan baik melalui olahan hasil kebun, baik yang untuk dijual maupun sebagai sumber bahan pangan oleh warga belajar.

Tampak beberapa tamu undangan yang hadir antara lain Kadis Pendidikan Kabupaten Gowa (mewakili), Camat Bontomarannu (mewakili), Kepala Desa Pakkatto, Dinas Perikanan Gowa, Dinas Ketahanan Pangan Gowa, FK PKBM Gowa, PKK Gowa serta para tamu undangan dari berbagai sekolah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Acara berlangsung dengan penuh hikmat dimana ‘opening ceremony’ diawali dengan sambutan oleh Olle Mashurah selaku pembina dari Yayasan Hexa Mulia Cendekia sekaligus mewakili ketua yayasan untuk menyampaikan berbagai pandangan dan mimpi tentang program olahan pangan maupun berbagai kendala yang dihadapi di lingkungan sekolah salah satunya cukup kesulitan mendapatkan air bersih sehingga mengharuskan membeli air bersih setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan asrama maupun kebun edukasi sekolah. 

Selanjutnya arahan dari Basir SE, selaku Kepala Desa Pakkatto maupun Kepala Camat Bontomarannu (mewakili). Keduanya menyampaikan berbagai infografis terkait wilayah Pakkatto maupun Bontomarannu yang pada dasarnya kaya akan Sumber Daya Alam untuk dapat dijadikan wadah kolaborasi dan pemanfaatan teknologi lebih jauh dari pihak sekolah bersama pemerintah setempat. 

“Dukungan itu terus ada dari pemerintah setempat, khususnya untuk sekolah non-formal yang memang memiliki visi misi sejalan dengan target pemerintahan dibidang edukasi, harapan kita permasalahan air tersebut dapat segera terselesaikan dalam waktu dekat agar mampu berkarya lebih banyak demi kemajuan Sekolah juga Desa Pakkatto,” ujar Kepala Desa Pakkatto. 

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Gowa (mewakili) bahwa Kabupaten Gowa terus berupaya untuk menghadirkan dukungan penuh kepada sekolah-sekolah yang mampu berdaya terhadap ketahanan pangannya, sekolah yang mampu mengolah hasil kebunnya menjadi sebuah produk dan ini terlihat di Le Cendekia

“Sebuah kebanggaan tersendiri bisa menyaksikan acara festival hari ini dengan beragam hasil kebun sekolah yang mampu tersaji dalam bentuk olahan. Alhamdulillah,” ujarnya.

Acara selanjutnya ditutup dengan launching logo produk kebun dengan nama “Le KeBoon” serta dialog interaktif, workshop meracik teh bersama ‘artani’ hingga lomba mewarnai totebag di tengah festival makanan yang tersaji. 

Dialog interaktif dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Amran Laga, MS. (Dosen Ilmu Teknologi dan Pangan UNHAS) dan Ferdi Mochtar, S.Pt., M.Sc., PhD (Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar) yang dipandu langsung oleh moderator Ka Dir Humas Le Cendekia. 

“Alhamdulillah semua berjalan interaktif dimana beberapa peserta melakukan tanya jawab terkait ilmu pangan maupun regulasi yang mengikatnya,” tuturnya. 

Le Food Festival 2021 dihadiri oleh 13 tenants. Mulai dari produk siswa, guru, yayasan, orang tua siswa hingga pihak luar ikut meramaikan yang tentu setelah melalui seleksi konsep ramah lingkungan juga sehat. 

Harapan dari Ketua Panitia, Fitri Rachmawati yang juga Direktur Sekolah Alam Le Cendekia, Pak Asriadi Sakka bahwa semoga kedepannya sekolah mampu berkolaborasi dan menebar kebaikan lebih banyak dari hasil olahan pangan maupun hasil kebun untuk dapat dikenal melalui “Le KeBoon”nya.

Citizen Reporter : Asriadi Sakka

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.