Selain Kontool, Ini 8 Perusahaan yang Namanya Bikin Ketawa Ngakak

Terkini.id, Makassar – Perusahaan pengembang aplikasi bernama Kontool mendadak heboh di media sosial.

Melihat namanya, pastilah warga se-Indonesia termasuk ikut heboh.

Betapa tidak, nama yang menggelitik tersebut, sebab identik dengan nama kemaluan lelaki dalam bahasa Indonesia.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata serupa dengan satu huruf O berarti kemaluan laki-laki.

Karena ‘nyeleneh’, warganet Indonesia pun menyerbu laman Facebook startup asal Jerman tersebut.

Baca juga:

Meski tidak ada kaitannya dengan alat kelamin pria, namun nama perusahaan yang unik bagi masyarakat Indonesia tersebut sukses mencuri perhatian.

Sebenarnya, merek dari luar yang namanya menggelitik atau ‘nyeleneh’ bukan cuma kontool.

Ada beberapa merek yang berkonotasi dengan nama alat kelamin atau kata mesum dalam bahasa Indonesia maupun bahasa lokal di Indonesia.

Apa saja itu? Berikut beberapa merek yang kerap bikin warga Indonesia ngakak, seperti dihimpun terkini.id dari berbagai sumber:

1. Di Makassar, Lasonna juga berarti alat kelamin pria

2. Dalam bahasa Jawa, Silit berarti anus

3. Kalau ini, semua pasti tahu artinya

4. Kontool, Aplikasi dari Jerman yang baru-baru ini bikin heboh

5. Bagaimana jadinya kalau perusahaan ini masuk Indonesia?

6. ITIL adalah singkatan dari Information Technology Infrastructure Library. Tapi berarti kata yang jorok di Indonesia

7. Beda satu huruf saja, merek ini terkonotasi dengan satu kata jorok di Indonesia

8. Dalam bahasa gaul anak Indonesia, Sangean berarti ‘sedang bernafsu’

Komentar

Rekomendasi

Cara Unik Dokter di Makassar Cukur Rambut di Tengah Pandemi Covid-19

Tinggal di Gubuk Reot, Daeng Sialle Sekeluarga Butuh Uluran Tangan

Universitas Kebangsaan Malaysia, Setengah Abad Perguruan Tinggi untuk Memartabatkan Bahasa Melayu

Pandemi Covid-19, Kajati Sulsel dan BNI Kunjungi Warga Kurang Mampu

Demi Kuliah Daring, Mahasiswa Ini Berinisiatif Membuat Rumah Pohon

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar