Selidiki 144 Penampakan UFO, Pentagon: Kami Tak Kesampingkan Benda Itu Milik Makhluk Luar Angkasa!

Selidiki 144 Penampakan UFO, Pentagon: Kami Tak Kesampingkan Benda Itu Milik Makhluk Luar Angkasa!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Washington – Selidiki 144 penampakan UFO, Pentagon: kami tak kesampingkan benda itu milik makhluk luar angkasa! Unidentified flying object (UFO) atau benda asing tak teridentifikasi dan hal terkait lainnya seperti Alien selalu menjadi perhatian yang membingungkan hingga kini. Para peneliti belum ada yang dapat memastikan, apakah kehadiran UFO selalu dikaitkan dengan alien benar adanya.

Pertanyaan itulah yang sampai saat ini belum terjawab umat manusia. Sehingga, atas dasar itu pula Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) membentuk badan atau satuan tugas (satgas) baru untuk menyelidiki laporan tentang keberadaan UFO di wilayah udara terbatas (SUA).

Satgas baru itu diberi nama Grup Sinkronisasi Identifikasi dan Manajemen Objek Lintas Udara (AOIMSG).

Pembentukan badan baru ini setelah pemerintah merilis laporan pengamatan pada Juni 2021 lalu terkait adanya 144 benda terbang misterius di sekitar markas militer dalam beberapa tahun terakhir.

Kelompok pengamat UFO itu akan diawasi Wakil Menteri Pertahanan untuk Intelijen, direktur Staf Gabungan, dan pejabat dari Kantor Direktur Intelijen Nasional.

Wakil Menteri Pertahanan Kathleen Hicks, seperti dilansir dari BBC via Kumparan.com, Sabtu 1 Januari 2022, mengatakan fenomena udara tidak dikenal atau misterius di wilayah udara terbatas berpotensi menimbulkan risiko keselamatan penerbangan bagi awak pesawat. Selain itu, juga meningkatkan potensi masalah keamanan nasional.

Adapun AOIMSG akan menggantikan Satgas Fenomena Udara Tak Dikenal Angkatan Laut AS. Tugasnya akan bekerja untuk mendeteksi, mengidentifikasi dan mengaitkan objek, serta menilai dan mengurangi ancaman terkait.

Pentagon sendiri menyebut bakal mempelajari penampakan 144 diduga UFO di wilayah udara terbatas. Beberapa penjelasan yang dimungkinkan adalah itu merupakan teknologi canggih dari negara lain seperti China atau Rusia atau fenomena atmosfer alami yang dapat dicatat pada sistem radar, serta perkembangan dan program rahasia entitas Amerika Serikat.

Kendati demikian, hingga saat ini Pentagon belum bisa menjelaskan asal muasal benda terbang yang diduga UFO tersebut.

“Kami tidak mengesampingkan kemungkinan benda-benda itu adalah milik makhluk luar angkasa,” demikian diungkap para pejabat Pentagon di Washington, Amerika Serikat belum lama ini.

Usai dibentuk, AOIMSG langsung bertugas secara khusus untuk menyelidiki UFO. Mereka hadir untuk membedakan mana UFO dan mana kemungkinan hadirnya teknologi benda terbang milik pihak asing yang tidak diketahui Amerika Serikat.

Satgas baru disebut bakal fokus pada insiden di dekat kawasan wilayah udara terbatas yang dikontrol secara ketat dan diblokir dari penerbangan umum lantaran area keamanannya sensitif.

Di samping itu, tinjauan resmi yang sebagian besar rahasia terkait laporan penampakan UFO menyatakan sebagian besar dari 120 penampakan benda terbang misterius selama 20 tahun terakhir dapat dijelaskan secara logika.

Pentagon sendiri secara terbuka memastikan benda-benda tersebut tidak ada hubungannya dengan teknologi Amerika Serikat mupun teknologi rahasia milik negara asing lainnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.