Terkini.id, Jakarta – Pilpres 2019 tersisa lebih dua bulan lagi. Hingga saat ini, tercatat pasangan nomor urut 02 Jokowi-Ma’ruf Amin unggul menurut versi 10 lembaga survei.
Sejumlah lembaga yang melakukan survei elektabilitas pasangan capres dan cawapres, mencatat elektabilitas pasangan petahana tersebut lebih unggul.
Dari 10 lembaga survei tersebut, tercatat rata-rata perolehan Jokowi-Ma’ruf mencapai hingga 54,9 persen, sedangkan Prabowo Sandi sebesar 32,4 persen.
Elektabilitas tersebut membuat partai pengusung Jokowi-Ma’ruf optimis mendapat dukungan yang lebih besar dari masyarakat.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira menilai, elektabilitas itu mencerminkan masyarakat pemilih lebih menyukai dan memilih Capres yang sudah terbukti dan punya rekam jejak yang baik.
“Hasil survei ini mencerminkan masyarakat pemilih lebih menyukai, lebih memilih Capres yang mempunyai rekam jejak yang baik, kinerja yang sudah terbukti, kepribadian yang baik dan lingkungan keluarga yang tidak KKN,” ujar anggota DPR RI tersebut seperti dilansir dari Tribunnews.
Sementara itu, Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan mengungkapkan, sebagai penanggap menilai wajar jika debat kandidat tak berpengaruh signifikan pada elektabilitas kedua paslon.
Sebab, mayoritas masyarakat sudah lama terpolarisasi dan memiliki pilihannya masing-masing.
“Jadi mayoritas masyarakat yang menonton debat hanya untuk menunjukkan dukungan kepada paslon yang didukungnya, serta mencari kesalahan paslon lawan,” kata Djayadi.
Menurut dia, debat kandidat hanya akan berpengaruh kepada masyarakat yang belum menentukan pilihan serta pemilih mengambang. Namun, biasanya jumlahnya tidak banyak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.