Terkini.id, Jakarta – Pentolan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta agar Presiden Jokowi merombak separuh menteri di kabinetnya. Salah satu yang ia sindir adalah Mendikbud Nadiem Makarim.
Amien Rais menilai separuh menteri tersebut tidak mumpuni dan tak memiliki keahlian di bidang kementerian yang mereka pimpin.
“Kalau mau terus, kira-kira separuh menterinya ini memang tidak pantas (di-reshuffle),” kata Amien Rais, Kamis, 13 Agustus 2020 seperti dikutip dari suaracom.
Kendati tak menyebutkan secara detail siapa-siapa saja menteri yang ia maksud tak mumpuni tersebut, namun Amien Rais menyiratkan bahwa salah satunya adalah Mendikbud Nadiem Makarim.
Menurutnya, Nadiem yang sebelumnya bekerja di bidang transportasi daring tetapi malah mengurus pendidikan layak diganti.
- Antrean SPBU Mulai Tertib, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Penyaluran BBM di Makassar dan Sekitarnya Kondusif
- Di Tengah Kelangkaan BBM, Honda EV Jadi Alternatif Mobilitas Harian
- Tinjau Kolam Lindi TPA Tamangapa, Munafri Dorong Pengolahan Air Lindi Lebih Optimal
- Wali Kota Makassar Tinjau Pembenahan TPA Tamangapa, Targetkan Pengelolaan Sampah Lebih Terkendali
- Tak Cukup Tahu, 40 Karyawan Jordan Bakery Diajak Praktik Safety Riding Bersama Asmo Sulsel
“Misalnya ahli per-gojek-an jadi ahli pendidikan, kemudian orang yang hidupnya bak surgawi tiba-tiba memikirkan rakyat,” ujarnya.
Sebelumnya, Amien Rais juga menyebut Jokowi tak kompeten dalam memimpin RI.
Hal itu ia sampaikan berdasarkan paparan terhadap 13 poin pencapaian negatif Jokowi, di antaranya menyoal terbelahnya bangsa, kebangkitan komunisme, oliharki, nepotisme hingga ketundukan terhadap mafia.
Atas dasar itulah, Amien Rais lantas meminya Jokowi turun dari jabatannya sebagai presiden atau meminta maaf ke rakyat Indonesia.
“Karena Pak Jokowi tidak punya kompetensi, dia inkompeten menjadi presiden sebesar ini sehingga tawaran saya itu ada dua. Pertama Pak Jokowi turun, resign secara sukarela karena ternyata Pak Jokowi tidak punya kompetensi menjadi Presiden Indonesia,” ujar Amien.
“Kemudian disertai permintaan maaf yang tulus ikhlas kepada seluruh bangsa dan rakyat Indonesia karena Pak Jokowi telah berusaha sesuai kemampuan namun tidak berhasil,” sambungnya.
Kendati meminta Jokowi turun dari jabatannya, namun Amien Rais mengatakan bahwa Jokowi bisa saja terus menjabat asalkan ia mau mengubah kebijakan nasional yang mengarah kepada pembangunan nasional di segala bidang yang berasas Pancasila dan UUD 1945.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
