Dugaan penyalahgunaan wewenang oleh dosen Fakultas Ekonomi Unhas berujung pada intimidasi terhadap jurnalis kampus.
Terkini.id – Aroma keganjilan mulai tercium saat 22 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) mendapati nilai mata kuliah Perekonomian Indonesia mereka tidak muncul secara normal.
Nilainya “error”. Itulah yang mendorong Tim Media Ekonomi (Medkom), pers mahasiswa fakultas tersebut, menelusuri lebih jauh keanehan yang diduga akibat penyalahgunaan wewenang oleh dosen pengampu.
Investigasi dimulai dari bawah. Salah satu mahasiswa kelas tersebut diwawancarai. Konfirmasi pun dikirimkan melalui pesan WhatsApp kepada dosen yang bersangkutan. Namun, hingga berita tersebut disusun, sang dosen belum memberi respons.
Langkah berikutnya mengarah ke struktur fakultas. Salah seorang jurnalis Media Ekonomi menemui Kepala Departemen Ilmu Ekonomi, Sabir.
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
- Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi untuk Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Saat Long Weekend
- Gammara Hotel Hadirkan Paket "Stay & Bring Home Happiness", Tamu Bisa Bawa Pulang Kelinci Lucu
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tebus Murah 1.000 Paket Sembako untuk Warga Makassar
Dalam pernyataannya, ia mengaku telah meneruskan persoalan itu ke Dekan FEB Unhas, Prof Abdur Rahman Kadir.
“Sudah saya limpahkan ke dekan. Selanjutnya ditindak oleh pihak rektorat,” ujarnya ke Medkom.
Tim Media Ekonomi lantas bergerak ke dekanat. Di ruang Wakil Dekan II, jurnalis memperkenalkan diri dan meminta waktu untuk wawancara.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) Prof Abdul Rahman Kadir awalnya merespons dengan nada datar. Ia menyebut bahwa urusan nilai bukan domainnya lagi.
“Itu sudah bukan ranah saya. Sudah saya serahkan ke akademik rektorat. Dosen itu juga sudah saya tegur,” katanya kepada Media Ekonomi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
