Soal Pengadaan Seragam Dinas Branded DPRD Tangerang, Louis Vuitton: Tak Menyuplai!

Soal Pengadaan Seragam Dinas Branded DPRD Tangerang, Louis Vuitton: Tak Menyuplai!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Soal pengadaan seragam dinas branded DPRD Tangerang, Louis Vuitton: Tak Menyuplai! Polemik terkait pengadaan pakaian dinas mengemuka belum lama ini. Pasalnya, Dinas DPRD Kota Tangerang disebut bakal memakai lini label internasional atau branded, Louis Vuitton untuk seragam atau baju dinasnya pada 2021.

Kendati demikian, belum diketahui dengan jelas apakah yang dimaksud dengan lini busana LV ini adalah busana ready to wear atau pembelian bahan yang mirip dengan yang digunakan LV dari supplier yang sama.

Namun, pihak Louis Vuitton Indonesia menyatakan dengan tegas mereka tidak menyuplai bahan pakaian dinas atau seragam bagi DPRD Kota Tangerang. Label LV juga menegaskan tidak memiliki lini penjualan material dan seragam.

“LV tidak pernah ada segmen bisnis untuk penjualan fabric material or uniform (bahan kain atau seragam),” terang Communication Manager Louis Vuitton Indonesia, Eunike Santosa kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa 10 Agustus 2021.

Eunike juga menegaskan, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa 10 Agustus 2021, Louis Vuitton tidak ada hubungannya dengan pengadaan seragam tersebut.

Baca Juga

Ia menambahkan, selama ini Louis Vuitton hanya menyediakan busana siap pakai atau ready to wear dalam koleksi terbatas.

Sebelumnya, DPRD Kota Tangerang diketahui menaikkan alokasi anggaran untuk pengadaan pakaian baru anggota dewan. Alokasi anggaran pada 2020 sebesar Rp 312 juta kemudian dinaikkan menjadi Rp 675juta atau dua kali lipat lebih.

Alokasi anggaran akan digunakan untuk pengadaan bahan pembuatan lima jenis pakaian dan atribut anggota dewan. Angka ini belum termasuk ongkos jahit.

Rupanya besaran alokasi anggaran pengadaan seragam ini juga menyebut nama label Louis Vuitton.

Dikutip dari beberapa media lokal, label ini disebut Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) menjadi salah satu dari empat merek yang bakal menjadi baju dinas 2021.

Louis Vuitton disebut bakal jadi pakaian dinas harian (PDH) sebanyak dua setel. Kemudian, pakaian sipil resmi (PSR) menggunakan bahan dari label Lanificio Di Calvino, pakaian sipil harian (PSH) dari Theodoro, dan pakaian sipil lengkap (PSL) dari Thomas Crown.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.