Terkini.id, Jakarta – Ulama kharismatik, Quraish Shihab menjelaskan soal hukum umat Islam mengucapkan selamat Natal kepada kaum Nasrani yang merayakan.
Terkait hukum ucapan selamat Natal tersebut, ulama Quraish Shihab pun mengungkapkan bahwa hal itu ada di dalam Alquran.
Hal itu disampaikan Quraish Shihab dalam videonya yang tayang di kanal YouTube Guzz TV, seperti dilihat pada Senin 13 Desember 2021.
Ia pun memastikan, tak ada yang salah bagi umat Islam mengucapkan selamat Natal kepada kaum nasrani.
Asalkan, kata Quraish, ucapan selamat Natal tersebut tak mempengaruhi akidah kita sebagai umat Islam.
- Putri Anies dan Anak Quraish Shihab Tak Jilbab, Saidiman Ahmad: Mereka Keluarga Arab
- Habib Kribo Akui Ilmunya Lebih Tinggi Dibanding Habib Rizieq: Rizieq kan Cuma Bisa Ngomong Modal Bahasa Arab
- Ulama Quraish Shihab: Dukung Pemimpin Pembohong, Jangan Kira Anda Bebas dari Tanggung Jawab
- Quraish Shihab Soal 'Pajak Haram': Pajak itu Kewajiban Agama Melalui Negara
- Beda dengan Ustaz Khalid Basalamah, Ulama Quraish Shihab Bilang Pajak Itu Wajib: Banyak Hadist Palsu, Jangan Google!
“Selama akidah tetap terjaga, maka mau ucapkan ‘selamat Natal’, boleh saja,” ujar Quraish Shihab.
Bahkan, menurut Quraish Shihab, ucapan selamat Natal tersebut terdapat di dalam Alquran.
“Di Alquran itu ada ucapan Selamat Natal,” ungkapnya.
Quraish Shihab pun menjelaskan, sosok yang oertama kali mengucapkan selamat Natal tersebut adalah Nabi Isa.
“Sosok yang pertama kali mengucapkannya adalah Nabi Isa. Dikatakan saat dia lahir, ‘salam sejahtera bagiku pada kelahiranku’. Itu kan Selamat Natal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ayah Najwa Shihab itu juga memastikan bahwa perdebatan mengenai hukum mengucapkan selamat Natal hanya berlaku di sejumlah negara di Asia Tenggara. Salah satunya, Indonesia.
Sementara di kawasan lain, lanjut Quraish Shihab, misalnya Timur Tengah perdebatan soal ucapan selamat Natal itu sudah mulai ditinggalkan.
“Di Mesir, Grand Syekh Al Azhar pergi berkunjung untuk ucapkan Selamat Natal. Kita bergembira dengan kegembiraan mereka, tapi tidak mengganggu akidah kita. Itu boleh. Lakum diinukum wa liya diin. Saya kira itu, saya tidak sependapat dengan mereka yang melarang. Terlalu sempit pikirannya,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
