Terkini.id, Jakarta – TNI Angkatan Darat akhirnya mengonfirmasi bahwa Dony Pedro, yang diklaim sebagai King of The King, adalah anggota TNI aktif.
Dony sendiri dikabarkan sudah ditahan oleh Pomdam III/Siliwangi sejak 31 Januari 2020 lalu atas dugaan melakukan tindak pidana penipuan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Candra Wijaya menyebut, Dony yang berpangkat Letnan Satu tersebut bertugas di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD di Bandung dan tengah diproses.
Melansir dari kompascom, sebelumnya, Juanda (48), pengikut sekaligus petinggi King of The King asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Dony Pedro adalah anggota TNI aktif.
“Kepada saya, Dia (Dony Pedro) bilang tentara aktif,” kata Juanda.
- Target Pelaku Pencurian HP, Tim Pegasus Polres Jeneponto Ringkus 2 Orang Terduga Pengedar Sabu
- Pantai Indah Bosowa Gelar Program "Jumat Ceria" Bersama Anak-Anak Panti Asuhan
- Belum Ada Jadwal Pasti Musda Golkar Sulsel Ke-11, Panitia Terus Matangkan Persiapan
- Satu-satunya di Luar Jawa, Makassar Sabet Paritrana Award Berkat Program Makassar Berjasa
- PHRI Sulsel Apresiasi Makassar Half Marathon, Dongkrak Pariwisata dan Hunian Hotel
Dony Pedro mengaku bertugas di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD di Bandung kepada Juanda.
Juanda meyakini bahwa pimpinan King of The King bukan tentara gadungan. Kepada Juanda, Dony menunjukkan Kartu Tanda Prajurit TNI.
Pada kartu itu tertera Dony Pedro berpangkat Letnan Satu Infanteri.
“Saat saya ke sana (rumah Dony Pedro) seragam (TNI)-nya digantungin,” kata Juanda.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
