Surati Puan Maharani, Arab Saudi: Informasi Kuota Haji Tidak Benar
Komentar

Surati Puan Maharani, Arab Saudi: Informasi Kuota Haji Tidak Benar

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengklarifikasi soal sejumlah informasi yang disampaikan Anggota DPR RI di bawah kepemimpinan Puan Maharani, terkait kuota haji 2021.

Arab Saudi lewat Duta Besar (Dubes) Essam bin Ahmed Abdi Al-Thaqafi, mengirim surat resmi ke Puan Maharani menyoroti informasi pemberitaan yang disebar sejumlah Anggota DPR RI terkait kuota haji untuk Indonesia.

Essam dalam isi suratnya, menyoroti pemberitaan yang bersumber dari pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan.

Sufmi Dasco dalam pernyataannya menyebut Indonesia tidak mendapatkan kuota haji untuk tahun 2021 ini.

Sementara, Ace Hasan menyinggung soal Indonesia yang tidak mendapat kuota haji namun 11 negara lain mendapatkannya.

DPRD Kota Makassar 2023
Baca Juga

Informasi itu pun sontak diluruskan Essam. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.

“Saya ingin memberitahukan kepada Yang Mulia, bahwa berita-berita tersebut tidaklah benar dan hal itu tidaklah dikeluarkan oleh otoritas resmi Kerajaan Arab Saudi,” ujar Dubes Assam dalam isi suratnya, Jumat 4 Juni 2021 seperti dikutip dari Rmol.id.

Essam juga menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan keputusan apapun berkaitan dnegan pelaksanaan haji untuk tahun ini. Baik untuk para jemaah haji Indonesia maupun jemaah haji lainnya di seluruh negara di dunia.

Maka dari itu, kata Essam, Arab Saudi berharap DPR RI khususnya Pemerintah Indonesia bisa berkomunikasi dengan kedutaan atau otoritas resmi lainnya untuk mendapatkan informasi valid terkait kuota haji yang menjadi kebijakan kerajaan Arab Saudi.

“Saya berharap agar kiranya dapat melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak kedutaan atau otoritas resmi lainnya, baik di Kerajaan Arab Saudi atau di Indonesia, guna memperoleh informasi dari sumber-sumber yang benar yang dapat dipercaya,” tuturnya.

Mengutip Hops.id, Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 660/2021, memutuskan untuk tidak memberangkatkan para celon jemaah haji ke Arab Saudi untuk tahun ini dengan pertimbangan situasi pandemi Covid-19 yang belum membaik.

Berdasarkan informasi yang beredar, Pemerintah Arab Saudi saat ini telah memberikan izin masuk untuk umat muslim di 11 negara yang sudah bisa menjalankan ibadah haji 2021 setelah tahun lalu ditutup.

Sedangkan Indonesia sendiri masih belum mendapat restu dari Arab Saudi terkait kuota haji 2021. Hal inilah yang membuat Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merasa bingung dengan kebijakan pemerintah Arab yang tidak memberikan izin kepada jemaah Indonesia.

Hingga saat ini, Menag mengaku belum memahami alasan Pemerintah Arab tidak mau memberikan kuota jwmaah haji kepada Indonesia. Bahkan Yaqut Cholil sampai membeberkan bukti terkait sebelas negara yang memiliki angka persebaran covid-19 lebih besar dibanding Indonesia.