Kumpulan Berita adzan romer Terkini Hari ini

richard eliezer
NEWS 18 Nov 2022 , 19:37

Pengacara Sebut Bharada E Pernah Diintimidasi Sambo Demi Tutupi Skenario Agar Tidak Terbongkar

Kuasa hukum Bharada E atau Richard Eliezer, Ronny Talapessy mengatakan bahwa kliennya itu pernah diintimidasi Ferdy Sambo demi menutupi skenarionya agar tidak terbongkar. Bharada E kini menjadi justice collaborator (JC), berbalik arah dan keluar untuk tidak lagi ikut skenario Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencananBrigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Saat dipanggil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk dimintai keterangan terkait dengan insiden penembakan uang yang terjadi di rumah dinas, Bharada E mendapat ancaman dari Ferdy Sambo. "Kan pertama waktu masih skenario awal Richard masih dijaga Sambo. Waktu menghadap Kapolri, Richard masuk ke dalam ketemu Kapolri di luarnya (depan pintu) ada Ferdy Sambo. Dari depan saja dia sudah diintimidasi," kata Ronny, dilansir dari YouTube KOMPAS TV dan dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id pada Jumat, 18 November 2022. Dihadapan Kapolri, Bharada E mengaku jika ia sudah diatur oleh Ferdy Sambo. Bharada E yang ketakutan akhirnya terpaksa untuk menuruti apa yang menjadi permintaan dari Ferdy Sambo itu. "Kamu (Richard) bicara sesuai yang begini-begini," jelas Ronny. Sambo yang melakukan intimidasi kepada Bharada E membuat dirinya pasrah. Terutama yang mengingat Bharada E sebagai anggota Polri baru dan jabatannya yang terlampu jauh dengan Ferdy Sambo. Sementara Bharada E tidak ada kekuatan untuk melawan atasannya itu yang sebagai seorang Jenderal bintang dua. Ia bahkan memberikan pesan kepada keluarganya sendiri. "Kalau terjadi apa-apa, dengan saya sudah ikhlaskan saya tidak usah cari lagi, saya minta keluarga hati-hati, dan baik-baik," kata Bharada E berpesan kepada keluarga. Setelah itu, niatan Bharada E untuk bertahan dalam skenario Ferdy Sambo goyah saat almarhum Brigadir J mendatangi mimpinya disetiap malam. "Setiap malam dia mimpiin almarhum Yosua, didatangi, dimimpiin, dia selalu melihat almarhum Yosua," ungkap Ronny. Selain Bharada E, mantan ajudan Ferdy Sambo yang lainnya yaitu Adzan Romer juga mengakui jika dia sempat memberikan keterangan yang berubah-ubah saat di hadapan penyidik.
 
adzan romer
NEWS 09 Nov 2022 , 19:47

Beri Kesaksian Berubah-ubah, Adzan Romer Akui Takut dengan Ferdy Sambo

Terkini.id, Jakarta - Eks ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer mengaku terkait kesaksiannya yang berubah-ubah saat di persidangan itu karena dirinya takut dengan Ferdy Sambo. Adzan Romer kembali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 9 November 2022. Dalam persidangan itu, jaksa penuntut umum (JPU) mencecar Romer terkait kesaksiannya yang berubah-ubah. Kepada JPU, Romer mengaku keterangannya berubah-ubah karena takut dengan Ferdy Sambo. "Apa yang menyebabkan keterangan saudara berubah-ubah?" tanya JPU di ruang sidang, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id. "Karena awalnya kami masih takut memberikan kejujuran," jawab Romer. "Takut memberikan kejujuran, takut kepada siapa? Kita kan takut pada Tuhan, kita takut mati atau kita takut apa?" cecar JPU. "Takut sama Bapak, Pak," jawab Romer. "Bapak siapa?" lanjut JPU. "Pak Sambo," beber Romer. "Jadi takut dengan Ferdy Sambo?" tanya JPU. "Iya," ucap Romer. "Kenapa takut?" tambah JPU. "Takut saja, Pak. Karena ini sudah ada yang meninggal," beber Romer. Kemudian, JPU mendalami keterangan Romer terkait insiden penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu. Dalam kesaksiannya, Romer hendak masuk ke dalam rumah saat mendengar letusan tembakan dan bertemu sosok Sambo terlebih dahulu. "Selanjutnya, ketika saksi mendengar tembakan, masuk ke dalam, sebelum masuk ke dalam saksi bertemu saudara RR atau KM lebih dulu?" tanya JPU. "Pak Ferdy dulu," jawab Romer.
 
adzan romer
NEWS 09 Nov 2022 , 17:40

Keterangan Berubah-ubah, Adzan Romer Akui Takut Pada Ferdy Sambo

Kemudian jaksa menjelaskan terkait posisi saksi saat tewasnya Brigadir J. Kata jaksa, saksi telah menerangkan ketika ditanya oleh majelis hakim. Saksi ketika masuk di Duren Tiga, ketika mendengar tembakan, masuk ke dalam, sebelum masuk pertama ketemu Ferdy Sambo, masuk lagi ke dalam saksi bertemu Ricky Rizal terlebih dulu. Di BAP Romer juga menjelaskan kondisi Ricky dalam keadaan diam.
 
adzan romer
NEWS 08 Nov 2022 , 16:46

Eks Ajudan Sambo Sebut Pintu Kamar Putri Candrawathi Terbuka Saat Brigadir J Tewas

Eks ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer menyebut bahwa pintu kamar Putri Candrawathi dalam kondisi terbuka saat Brigadir J tewas. Hal itu diungkap Romer ketika bersaksi di Sidang Ferdy Sambo dan Putri selaku terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Majelis hakim mencecar Romer soal kemungkinan Putri menyaksikan proses penembakan Brigadir J. Dalam kesaksiannya, Romer menyebut posisi pintu kamar Putri menghadap lurus ke titik jenazah Brigadir J tergeletak. "Jadi kalau kami tarik lurus garis pintu kita berdiri di atas kepala almarhum, kaki, pintu kamar," jelas Romer dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 8 November 2022, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id."Artinya, ketika korban tertembak bisa dilihat dari kamar itu?," tanya ketua majelis hakim Wahyu Iman Santosa. "Kalau pintunya terbuka (saat proses penembakan) bisa yang yang mulia," jawab Romer. "Kalau pintunya terbuka bisa dilihat?," kata Hakim Wahyu menegaskan kembali. "Kalau pintunya terbuka dan posisinya lurus yang mulia," jelas Romer. Romer sebelumnya menyebut Putri menangis di dalam kamar seusai Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022. Romer mengaku saat itu masuk ke dalam rumah dan melihat Brigadir J telah bersimbah darah dalam posisi tertelungkup di dekat tangga. "Di mana posisi terdakwa Putri Candrawarthi saat saudara masuk?,"tanya hakim Wahyu. "Seingat saya di kamar,"jawab Romer. "Tahu darimana saudara kalau dia ada kamar?,"tanya hakim Wahyu. "Dengar suara ibu menangis yang mulia,"jawabnya. "Keras suaranya?,"Hakim Wahyu menegaskan. "Menurut saya nangis biasa yang mulia, saya dengar sampai depan pintu yang mulia,"jelas Romer. "Kalau saudara dengar, ya berarti kamar terbuka apa tertutup?,"cecar hakim Wahyu. "Terbuka yang mulia," ungkap Romer.
 
richard eliezer
NEWS 31 Okt 2022 , 19:49

Ajudan Ferdy Sambo Sebut Bharada E Reflek Saat Tembak Brigadir J

Ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer menyebut bahwa Bharada E atau Richard Eliezer reflek saat menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Keterangan itu disampaikan Adzan Romer ketika bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini Senin, 31 Oktober 2022. Jaksa Penuntut Umum (JPU) awalnya bertanya kepada Adzan Romer terkait tindakannya setelah mendengar suara tembakan di rumah dinas Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. Adzan Romer mengaku masuk melalui pintu samping menuju dapur dan mendapati Sambo keluar. "Setelah 5 tembakan kamu dengar, ngapain kamu?" tanya JPU, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id. "Saya masuk ke dalam lewat garasi samping menuju dapur. Setelah sampai situ bapak tiba-tiba keluar," jawab Adzan Romer. "Apa yang kamu lihat ketika FS (Ferdy Sambo) keluar?" cecar JPU. Romer mengaku kaget dan spontan mengangkat senjata. Bahkan, dia tanpa sadar sempat menodong atasannya. "Bapak keluar, saya kaget saya angkat senjata," beber Romer. "Kau todong dia?" lanjut JPU. "Siap (iya)," jawab Romer. "Untuk tak kau tembak," timpal JPU. Singkatnya, usai Sambo keluar, Romer masuk ke dalam rumah. Ia sempat bertanya kepada Ricky Rizal dan tak berbalas. "Kamu masuk ke dalam?" tanya JPU. "Ya saya tanya Ricky ada apa bang. Tidak dijawab," kata Romer. "Ketemu Kuat?" cecar JPU. "Ketemu. Lalu saya masuk, di depan kamar ibu ada Richard," ucap Romer. "Apa yang kamu lihat?" lanjut JPU. "Saya tanya: ada apa Chad? Siap saya reflek bang," ucap Romer.