Terkini.id, Jakarta -- Aktivis perempuan dan akademisi, Chusnul Mar'iyah menyebut buzzer sebagai parasit demokrasi. Hal ini disampaikan karena menurutnya buzzer ini merupakan sekelompok orang yang memberikan informasi yang tidak benar.
Akademisi dan aktivis perempuan, Chusnul Mariyah menyoroti wacana perpanjangan masa jabatan Presiden hingga 3 periode yang menurutnya pemerintah sudah tidak mampu menjalankan amanah namun terkesan dipaksakan.
Pegiat media sosial sekaligus peneliti, Chusnul Mar'iyah, menyampaikan kecurigaannya terhadap tenaga kerja asing atau TKA yang datang ke Indonesia di saat pandemi covid-19 berlangsung.