Aksi nekat dilakukan seorang pria berinisial JW (44) alias Agung Wahono yang mengaku menjadi Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Tak hanya itu, pelaku juga sempat menggelar syukuran pelantikan untuk menggantikan Heru Budi Hartono yang kini menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.