PRO kontra terkait rencana pembangunan rel kereta api jalur Makassar–Maros beberapa waktu terakhir terus mengemuka ke publik. Hal ini disebabkan adanya perbedaan perspektif pembangunan rel kereta api, khususnya untuk wilayah Makassar antara Pemerintah Kota Makassar dengan Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulawesi Selatan (Sulsel), di mana pemerintah Kota Makassar menginginkan rel layang (elevated) sementara dan BPKA Sulsel menginginkan pembangunan jalur kereta api jalur rel darat (at grade).