Sebanyak 71 remaja terjaring dalam operasi Ketupat Jaya 2024 dimana mereka terjaring akibat melakukan iring-iringan atau konvoi sembari membawa bendera geng dan petasan. Adapun 71 remaja tersebut terdiri dari pelajar, kelompok pemuda hingga mahasiswa dan juga ada yang sudah putus sekolah.